DENPASAR, Vonisnews.com – Dalam upaya mempererat silaturahmi dan memperkuat hubungan lintas budaya di Nusantara, Yayasan Pasopati Cakra Nusantara melakukan kunjungan kebudayaan ke Puri Agung Pemecutan, Denpasar, pada Jumat (16/1/2026).
Kunjungan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan lembaga budaya, di antaranya LSM GAIM Tut Partini, Ketua Persaudaraan Hindu Muslim Bali (PHMB) Ida Turah Mangku A A Ngurah Agung, serta Ketua Majelis Adat Budaya Keraton Nusantara (Madukara) Bali, Drs. A A N Putra Darmanuraga.
Ketua Umum Yayasan Pasopati Cakra Nusantara, Ki Bagus Mpu Batu, menyampaikan bahwa kunjungan lintas budaya ini merupakan bagian dari komitmen yayasannya dalam menjaga dan melestarikan keberagaman budaya Nusantara.
Menurutnya, kunjungan ke Puri dan Pura di Bali menjadi sarana penting untuk merajut kebersamaan antarbudaya serta memperkuat komunikasi dan persaudaraan.
“Kunjungan ini sepenuhnya juga untuk tetap bisa menjalin tali silaturahmi, dan juga untuk bisa tetap mempererat komunikasi antar budaya di Nusantara,” ujar Ki Bagus Mpu Batu.
Sementara itu, Ketua Madukara Bali, Drs. A A N Putra Darmanuraga, menuturkan bahwa kunjungan ini bertepatan dengan peringatan Isra Mi’raj 1447 Hijriah, sehingga memiliki makna yang lebih dalam dalam konteks pendidikan budaya dan toleransi.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin sebagai bentuk edukasi kepada generasi muda Bali tentang pentingnya menjaga harmoni dan hubungan lintas budaya.
“Berharap kunjungan rutin ini bisa terus dilaksanakan sebagai upaya untuk memberikan edukasi kepada generasi muda, khususnya yang ada di Bali,” katanya.
Hal senada disampaikan Ketua PHMB Bali, Ida Turah Mangku A A Ngurah Agung. Ia menekankan bahwa melalui kegiatan ini, hubungan antar suku dan budaya di Nusantara dapat semakin kuat dan harmonis.
Selain itu, generasi muda diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya toleransi dan kerja sama lintas budaya.
“Karena lewat hubungan lintas budaya akan bisa tetap memupuk hubungan yang harmonis untuk kedepannya bisa tetap menjalin hubungan tali silaturahmi yang baik,” tutupnya.
(Budi)
















