Example floating
Example floating
banner 1000x130
Berita

Rektor UPMI Bali Made Suarta Sampaikan Ucapan Rahajeng Nyepi 1948 Saka dan Idul Fitri 1447 H, Ajak Perkuat Kerukunan Umat Beragama

admin
70
×

Rektor UPMI Bali Made Suarta Sampaikan Ucapan Rahajeng Nyepi 1948 Saka dan Idul Fitri 1447 H, Ajak Perkuat Kerukunan Umat Beragama

Sebarkan artikel ini
Img 20260315 Wa0082
banner 1000x130

DENPASAR, Vonisnews.com – Rektor Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali, Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, S.H., M.Hum bersama seluruh keluarga besar UPMI Bali menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 yang jatuh pada 19 Maret 2026 serta Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah pada 20 Maret 2026.

Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk penghormatan sekaligus upaya mempererat kerukunan antar umat beragama di Indonesia, khususnya di Bali yang dikenal dengan keberagaman budaya dan kepercayaan.

banner 1000x130

Rektor UPMI Bali Made Suarta mengatakan bahwa perayaan Nyepi dan Idul Fitri merupakan momen penting untuk memperkuat tali persaudaraan tanpa membedakan status, golongan, ras, maupun latar belakang agama.

“Semoga dalam perayaan Nyepi dan Idul Fitri 2026 ini senantiasa dipenuhi keberkahan, cinta kasih, dan kedamaian bagi seluruh masyarakat,” ujar Made Suarta.

Ia menambahkan, momentum dua hari besar keagamaan tersebut juga menjadi saat yang tepat bagi masyarakat untuk melakukan introspeksi diri serta meningkatkan sikap saling menghargai dan menghormati antar sesama.

Menurutnya, nilai-nilai toleransi dan kebersamaan perlu terus dijaga agar keharmonisan di tengah masyarakat tetap terpelihara.

“Semoga dalam perayaan Nyepi dan Idul Fitri 2026 ini kita semua dapat terus membangun kedamaian lintas iman dan lintas agama,” terangnya.

Lebih lanjut, Made Suarta menegaskan bahwa makna perayaan Nyepi dan Idul Fitri juga selaras dengan filosofi pembangunan Bali, yaitu Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yang menekankan pentingnya menjaga kesucian dan keharmonisan alam semesta.

Nilai tersebut juga dipayungi oleh ajaran Tri Hita Karana yang mengajarkan keseimbangan hubungan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama manusia, serta manusia dengan alam lingkungan.

“Melalui semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali dan nilai-nilai Tri Hita Karana, kita diharapkan mampu bersama-sama mewujudkan masyarakat Bali yang sejahtera, harmonis, dan damai,” jelasnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan perayaan Nyepi dan Idul Fitri sebagai momentum memperkuat nilai-nilai kearifan lokal serta menjaga keharmonisan kehidupan beragama.

“Jadikan momen perayaan Nyepi dan Idul Fitri 2026 ini penuh makna, dengan tetap menjunjung tinggi kearifan lokal dan menjaga kerukunan antar umat beragama,” pungkasnya.

(Budi)

banner 1000x130 banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *