Example floating
Example floating
banner 1000x130
Hukum dan Kriminal

Kapolres Gresik Respons Cepat Laporan Warga, Dugaan Pemerasan DC Pinjol Didalami

admin
11
×

Kapolres Gresik Respons Cepat Laporan Warga, Dugaan Pemerasan DC Pinjol Didalami

Sebarkan artikel ini
Img 20261008 Wa0203
banner 1000x130

GRESIK, vonisnews.com — Seorang perempuan mendatangi SPKT Polsek Manyar, Kabupaten Gresik, dalam kondisi menangis setelah mengaku mendapat ancaman dan tekanan dari seseorang yang disebut sebagai debt collector (DC) pinjaman online (pinjol).

Laporan tersebut langsung mendapat perhatian Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution yang saat itu tengah melaksanakan kunjungan kerja di Polsek Manyar.

banner 1000x130

Kapolres mengungkapkan, dirinya melihat langsung kondisi pelapor yang menangis di ruang SPKT. Setelah menerima informasi awal, pelapor kemudian diarahkan dan diantar ke Polres Gresik agar kasus tersebut ditangani lebih lanjut.

“Kebetulan hal yang dilaporkan adalah terkait dengan kegiatan pinjol. Kami melayani pelapor tersebut yang kebetulan kami melihat ibu-ibu sedang menangis di SPKT Polsek Manyar,” ujar Kapolres saat ditemui di Mapolres Gresik, Rabu (7/10/2026).

Dari keterangan awal, pelapor mengaku mendapat ancaman berupa penyebaran data pribadi serta sejumlah foto yang disebut sebagai foto syur. Pelapor menyatakan foto tersebut bukan miliknya.

Polisi kemudian melakukan pengecekan awal terhadap laporan tersebut. Dari informasi yang diterima, terdapat dugaan ancaman dan pemerasan yang dilakukan melalui nomor telepon yang mengaku berasal dari pihak pinjaman.

“Kebetulan kami mengecek langsung memang ada pemerasan dan ancaman yang diberikan oleh salah satu nomor yang mengaku dari pinjaman yang dilakukan oleh seseorang,” jelasnya.

Dalam rangkaian peristiwa tersebut, korban disebut telah beberapa kali melakukan transfer uang dengan total sekitar Rp2,9 juta hingga Rp3 juta.

Saat ini, Satreskrim Polres Gresik masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pihak yang menghubungi korban sekaligus memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang dilaporkan.

Kapolres menegaskan, respons cepat dilakukan setelah dirinya bersama Kapolsek Manyar melihat langsung kondisi korban yang datang ke SPKT dalam keadaan menangis.

“Saat itu karena saya melihat langsung dan Kapolsek melihat langsung dari masyarakat tersebut menangis di penjagaan SPKT, jadi kami langsung berinisiatif untuk mengantar orang tersebut sebagai pelapor ke Polres Gresik untuk ditangani langsung di SPKT,” ungkapnya.

Polres Gresik kini terus mendalami dugaan pemerasan dan ancaman tersebut. Polisi berharap kasus dapat segera terungkap sehingga tidak muncul korban lainnya dengan modus serupa di wilayah Gresik.

“Saat ini kami sedang melaksanakan penyelidikan, mudah-mudahan dalam waktu dekat segera terungkap, supaya tidak ada korban-korban lainnya di wilayah Gresik khususnya,” pungkasnya.

(Redaksi: Devi)

banner 1000x130 banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *