Example floating
Example floating
banner 1000x130
Berita

Bobylovers Sumut Pasang Badan Soal Walk Out Gubernur: Tudingan Arogan Ricky Antony Itu Terlalu Baperan

admin
12
×

Bobylovers Sumut Pasang Badan Soal Walk Out Gubernur: Tudingan Arogan Ricky Antony Itu Terlalu Baperan

Sebarkan artikel ini
Img 20260811 Wa0224
banner 1000x130

MEDAN — Ketua Bobylovers Sumatera Utara (Sumut), Andy Syahputra, menyampaikan dukungannya terhadap aksi walk out Gubernur Sumut, Bobby Nasution, saat Rapat Paripurna DPRD Sumut. Aksi Bobby yang meninggalkan ruangan rapat tersebut sempat menuai pro dan kontra publik. Namun, Andy menegaskan bahwa keliru jika langkah sang Gubernur dinilai sebagai bentuk kearoganan.

“Pernyataan Ricky Anthony yang menyebut Gubernur Sumut arogan itu tidak berdasar dan terkesan baperan,” tegas Andy, Selasa (11/08) di Medan.

banner 1000x130

Ia menjelaskan bahwa prosedur dan tata tertib (tatib) paripurna sebenarnya telah dijalankan sesuai aturan. Menurutnya, dinamika yang terjadi di dalam ruangan seharusnya berada di bawah kendali pimpinan sidang.

“Tatib paripurna sudah dijalankan. Seharusnya Pimpinan DPRD Sumut yang mengendalikan forum, bukan justru melempar bola dan menuduh orang lain seolah-olah arogan,” sambungnya.

Andy menilai hubungan antara Bobby Nasution dan Partai NasDem selama ini berjalan harmonis. Ia mengkhawatirkan narasi negatif yang disudutkan kepada Bobby dapat mencederai hubungan baik yang telah terbangun.

“Dari pola-polanya bisa kita interpretasikan ada kemungkinan mengarah ke sana (mencederai hubungan NasDem–Bobby). Apakah itu soal elektoral, persoalan bisnis yang terganggu karena gencarnya Gubernur menegakkan aturan, atau mungkin dendam pribadi atau titipan oknum di NasDem sendiri. Hal ini banyak terjadi di daerah yang lain,” sebutnya.

Andy sangat menyayangkan jika polemik dalam forum resmi legislatif tersebut justru dilatarbelakangi oleh persoalan pribadi yang dibawa ke ranah partai.

“Jika persoalan pribadi dibawa ke sikap partai lalu menuduh seseorang dengan narasi negatif, kami sangat khawatir jika Partai NasDem akan dianggap sedang memainkan politik kotor dengan menyerang Gubernur Sumut Bobby Nasution,” tambahnya.

Sebagai informasi, Gubernur Bobby Nasution memilih walk out dari Rapat Paripurna penandatanganan bersama LPJ APBD 2025 di Kantor DPRD Sumut pada Selasa (21/07). Menanggapi isu yang beredar, Bobby memberikan penjelasan langsung mengenai alasannya meninggalkan lokasi.

“Itu masalah kuorum, katanya dibahas lagi. Rapat jadwalnya jam 09.00 WIB sudah dimulai, walaupun sempat mundur. Namun, seluruh rangkaian paripurna sebenarnya sudah selesai. Di akhir forum, justru baru dipertanyakan dan diperdebatkan sesama anggota DPRD,” kata Bobby Nasution saat ditemui di Medan, Sabtu (25/07).

Bobby juga menyoroti interupsi dari Fraksi PDIP mengenai keabsahan kuorum rapat. Berdasarkan laporan yang diterimanya, fraksi yang mempertanyakan hal tersebut justru mencatatkan tingkat kehadiran paling rendah.

“Yang menanyakan kuorum atau tidak itu, kalau tidak salah, fraksinya justru yang paling sedikit hadir. Itu yang disampaikan ke saya, walau saya tidak memegang daftar hadirnya secara langsung,” ucapnya.

Atas dasar itulah, Bobby menilai perdebatan mengenai kuorum hingga bentrokan jadwal Rapat Dengar Pendapat (RDP) merupakan urusan internal yang harus diselesaikan oleh DPRD Sumut sendiri.

“Saya rasa itu urusan antara sesama anggota DPRD. Mereka bilang ada rapat di jam yang bersamaan, itu urusan internal legislatif, bukan kami dari eksekutif. Oleh karena ada agenda kegiatan lain, kami memutuskan untuk meninggalkan lokasi,” tutup Bobby. (SPT)

banner 1000x130 banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *