Denpasar, Vonisnews.com – 28 Oktober 2025 Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Sahat M. Panggabean mendampingi kunjungan kerja Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang dipimpin oleh Siti Hediati Soeharto ke Provinsi Bali pada Senin hingga Selasa (27–28/10/2025).
Dalam kunjungan tersebut, rombongan Komisi IV DPR RI meninjau sejumlah lokasi penting, antara lain Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali, Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar, serta Perum Bulog Bali di Batubulan, Gianyar.
Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari agenda penguatan sinergi antara pemerintah dan legislatif dalam menjaga kelestarian sumber daya laut, tumbuhan, dan satwa liar, serta memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Kami ingin memastikan bahwa kebijakan dan implementasi di lapangan berjalan searah dengan upaya perlindungan sumber daya alam dan kedaulatan pangan bangsa,” ujarnya.
Kepala Barantin, Sahat M. Panggabean, menegaskan bahwa perlindungan terhadap satwa dan tumbuhan liar, termasuk yang terancam punah, merupakan salah satu tugas utama Barantin.
“Barantin berkomitmen untuk terus mendukung dan bersinergi dengan seluruh pihak dalam menjaga kekayaan hayati Indonesia. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut adalah dukungan kami terhadap repatriasi burung Perkici Dada Merah ke Indonesia pada Juli lalu,” jelasnya.
Selain itu, Barantin juga aktif mengawasi lalu lintas sumber daya pesisir dan laut sebagai bagian dari upaya perlindungan dan pelestarian ekosistem maritim nasional.
Kepala Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Bali, Heri Yuwono, yang turut mendampingi kegiatan tersebut menambahkan bahwa Karantina Bali turut berperan dalam menjamin keamanan dan ketersediaan pangan yang bebas dari hama dan penyakit.
“Melalui pengawasan dan sertifikasi, kami memastikan bahan pangan yang dilalulintaskan memenuhi standar keamanan dan kualitas,” kata Heri.
Ia juga menjelaskan, selama tahun ini Karantina Bali telah menerbitkan 9 sertifikat untuk lalu lintas domestik keluar dengan volume 5 ton beras, serta 6 sertifikat untuk lalu lintas domestik masuk dengan volume 41,4 ton.
Kegiatan kunjungan kerja ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Komisi IV DPR RI, Badan Karantina Indonesia, dan seluruh lembaga terkait dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.
Kepala Biro Hukum dan Humas
Sekretariat Utama – Badan Karantina Indonesia
(Budi)
















