Example floating
Example floating
banner 1000x130
Berita

Tak Akan Lelah Mengejar Matahari”, MAKI Jatim Tegaskan Komitmen Kawal Supremasi Hukum di Hari Keadilan Internasional 2026

admin
8
×

Tak Akan Lelah Mengejar Matahari”, MAKI Jatim Tegaskan Komitmen Kawal Supremasi Hukum di Hari Keadilan Internasional 2026

Sebarkan artikel ini
Img 20260717 Wa0052
banner 1000x130

Sidoarjo, Vonisnews.com – Peringatan Hari Keadilan Internasional 2026 dimanfaatkan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koordinator Wilayah Jawa Timur (Korwil Jatim) sebagai momentum untuk menegaskan kembali komitmennya dalam mengawal tegaknya supremasi hukum, memperkuat budaya integritas, serta mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Mengusung tema “Tak Akan Lelah Mengejar Matahari”, MAKI Jatim memaknai matahari sebagai simbol cahaya kebenaran, kejujuran, keberanian, dan keadilan yang harus menjadi arah perjuangan seluruh elemen bangsa. Filosofi tersebut mencerminkan tekad untuk terus mengawal pemberantasan korupsi secara konsisten tanpa mengenal lelah, dengan tetap berpegang teguh pada prinsip negara hukum.

banner 1000x130

Ketua MAKI Korwil Jawa Timur, Heru Satriyo, S.Ip., menegaskan bahwa Hari Keadilan Internasional bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum refleksi bersama untuk memperkuat komitmen dalam menjamin keadilan bagi seluruh warga negara melalui penegakan hukum yang profesional, independen, objektif, transparan, dan berlandaskan peraturan perundang-undangan.

“Keadilan adalah cahaya yang menuntun langkah kita. Selama masih ada ketidakadilan, kami tak akan berhenti berjuang,” tegas Heru Satriyo.

Menurutnya, korupsi masih menjadi tantangan serius dalam pembangunan nasional karena dampaknya meluas ke berbagai sektor kehidupan. Selain menyebabkan kerugian keuangan negara, praktik korupsi juga menghambat pembangunan, menurunkan kualitas pelayanan publik, memperlebar kesenjangan sosial, serta melemahkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

Karena itu, MAKI Jatim menilai pemberantasan korupsi harus dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pengawasan, dunia pendidikan, media massa, organisasi masyarakat sipil, akademisi, pelaku usaha, hingga masyarakat memiliki tanggung jawab bersama dalam membangun ekosistem yang menjunjung tinggi integritas dan akuntabilitas.

Sebagai organisasi masyarakat yang bergerak di bidang pengawasan penyelenggaraan negara, MAKI Jatim menyatakan akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial melalui kajian kebijakan, advokasi, edukasi publik, penyampaian aspirasi masyarakat, serta pengawasan terhadap berbagai kebijakan publik. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat implementasi prinsip good governance sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan.

MAKI Jatim juga menyampaikan dukungannya terhadap setiap proses penegakan hukum yang dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah (presumption of innocence) serta due process of law sebagai fondasi negara hukum.

Dalam momentum Hari Keadilan Internasional 2026, MAKI Jatim mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat budaya antikorupsi sejak dini melalui pendidikan karakter, pembiasaan nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap kepentingan publik.

Heru Satriyo menegaskan bahwa investasi terbesar bangsa bukan hanya pembangunan infrastruktur, melainkan pembangunan karakter yang mampu melahirkan generasi berintegritas dan memiliki keberanian moral dalam menjaga nilai-nilai keadilan.

Mengusung semangat “Lawan Korupsi | Tegakkan Keadilan | Selamatkan Negeri”, MAKI Jatim berharap Hari Keadilan Internasional menjadi pengingat bahwa mewujudkan keadilan merupakan tanggung jawab bersama. Organisasi tersebut mendorong seluruh elemen bangsa untuk memperkuat budaya transparansi, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan, serta membangun sistem pemerintahan yang bersih, efektif, dan akuntabel.

Heru menambahkan, MAKI Jatim akan terus menjalankan perannya sebagai mitra kritis yang independen dan konstruktif dengan memberikan masukan, melakukan pengawasan sosial, serta mendorong lahirnya kebijakan publik yang berpihak kepada kepentingan masyarakat dan sejalan dengan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Menutup pernyataannya, Heru kembali menegaskan bahwa perjuangan melawan korupsi merupakan perjalanan panjang yang membutuhkan komitmen lintas generasi, keberanian moral, dan partisipasi aktif seluruh rakyat Indonesia.

“Perjuangan menegakkan keadilan tidak mengenal kata selesai. Selama masih ada korupsi yang merugikan rakyat dan selama masih ada ketidakadilan yang melukai rasa keadilan masyarakat, MAKI Jatim akan tetap berdiri di garis terdepan. Kami tidak akan lelah mengejar matahari, karena keadilan adalah cahaya yang akan menerangi perjalanan Indonesia menuju bangsa yang bersih, berintegritas, bermartabat, serta menjunjung tinggi supremasi hukum dan keadilan sosial,” pungkas Heru Satriyo.

(Redaksi: Devi)

banner 1000x130 banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *