DENPASAR, vonisnews.com – Apel pagi di lingkungan Polda Bali, Senin (12/10/2026), menjadi momen penuh makna bagi keluarga besar Polda Bali. Irjen Pol Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., memimpin apel terakhirnya bersama seluruh personel sebelum melanjutkan pengabdian dan mengemban amanah baru di tempat penugasan berbeda.
Apel tersebut diikuti Wakapolda Bali, para Pejabat Utama (PJU) Polda Bali, serta seluruh personel. Momen ini sekaligus menjadi ajang refleksi atas kebersamaan, kerja keras, dan pengabdian yang telah dilalui selama masa kepemimpinan Daniel Adityajaya.
Dalam arahannya, Irjen Pol Daniel Adityajaya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran atas loyalitas, dedikasi, serta dukungan yang diberikan selama dirinya memimpin Polda Bali.
Ia menegaskan, berbagai capaian organisasi bukan semata-mata hasil kerja seorang pemimpin, melainkan buah dari kerja keras, pengorbanan, dan komitmen seluruh personel dalam menjalankan tugas.
“Saya menitipkan pesan kepada seluruh personel Polda Bali agar soliditas, integritas, dan semangat melayani masyarakat terus dijaga. Pergantian pimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang tidak boleh memutus kebersamaan ataupun menghentikan hal-hal baik yang telah dibangun,” ujar Daniel Adityajaya.
Ia juga mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjaga profesionalisme dan mengedepankan pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Saya berharap seluruh personel tetap profesional, humanis, dan senantiasa menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” sambungnya.
Selain menyoroti soliditas internal, Daniel Adityajaya menekankan pentingnya memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, Desa Adat, Pecalang, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, keamanan dan ketertiban di Bali tidak dapat diwujudkan oleh Polri seorang diri. Diperlukan kolaborasi, komunikasi, dan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan agar situasi keamanan tetap terjaga.
Ia berharap sinergi yang telah terbangun selama ini dapat terus dipelihara dan ditingkatkan, sehingga masyarakat tetap merasa aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Menutup arahannya, Daniel Adityajaya menyampaikan permohonan maaf apabila selama memimpin Polda Bali masih terdapat kekurangan. Ia juga berharap ikatan persaudaraan dan kebersamaan yang telah terjalin tetap terjaga meskipun nantinya bertugas di tempat berbeda.
“Momen ini menjadi pengingat bahwa jabatan dapat berganti dan tempat pengabdian dapat berubah, tetapi semangat kebersamaan, loyalitas, dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara harus terus berjalan,” tutupnya.
Apel pagi terakhir tersebut menjadi penanda berakhirnya satu fase kepemimpinan di Polda Bali sekaligus pesan bagi seluruh personel untuk terus menjaga integritas, meningkatkan kualitas pelayanan, dan melanjutkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
(Redaksi: Devi)
















