GRESIK, vonisnews.com – Upaya meningkatkan keamanan dan keselamatan berlalu lintas di Kabupaten Gresik terus menjadi perhatian Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik. Sejumlah persoalan yang berpotensi mengancam keselamatan pengguna jalan menjadi pembahasan dalam kegiatan silaturahmi dan makan siang bersama Kasat Lantas Polres Gresik di Cafe Kayoman KIG, Jalan Randuboyo, Ngipik, Kecamatan Gresik, Kamis (30/10/2026), pukul 13.00 WIB.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban tersebut dihadiri Kasat Lantas Polres Gresik AKP Muhammad Hariyazie Syakhranie, Kanit Kamsel IPDA Andreas Dwi Anggoro, S.H., Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik Iptu Achmad Andri Aswoko, serta anggota GOP Polres Gresik.
Meski dikemas secara informal, pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi dan diskusi terbuka untuk membahas berbagai persoalan lalu lintas yang berkembang di tengah masyarakat.
Sedikitnya terdapat empat isu utama yang menjadi perhatian dalam diskusi tersebut.
Pertama, truk bermuatan berlebih dan tidak menggunakan penutup terpal.
Kendaraan angkutan barang yang membawa muatan melebihi kapasitas atau overload menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian serius. Selain berpotensi merusak infrastruktur jalan, muatan yang tidak ditutup terpal juga dapat membahayakan pengguna jalan akibat material yang tercecer atau berjatuhan.
Kedua, tanah pedel proyek pengurukan yang berserakan di jalan raya.
Aktivitas keluar masuk truk pengangkut tanah urukan di sejumlah lokasi proyek turut menjadi sorotan. Tanah pedel yang tercecer hingga menutupi badan jalan dapat menyebabkan kondisi jalan licin, berdebu, bahkan meningkatkan risiko kecelakaan, khususnya ketika turun hujan.
Persoalan tersebut diharapkan menjadi perhatian pihak pelaksana proyek maupun pihak terkait agar kebersihan dan keselamatan jalan tetap terjaga.
Ketiga, penggunaan sepeda listrik di jalan raya oleh anak di bawah umur.
Maraknya anak-anak yang mengendarai sepeda listrik di jalan umum juga menjadi perhatian. Minimnya pemahaman mengenai keselamatan berlalu lintas serta penggunaan kendaraan tanpa pengawasan yang memadai berpotensi membahayakan pengendara maupun pengguna jalan lainnya.
Edukasi kepada orang tua dan masyarakat dinilai penting agar penggunaan sepeda listrik sesuai ketentuan dan mengutamakan keselamatan.
Keempat, aksi balap liar yang meresahkan masyarakat.
Fenomena balap liar, terutama pada malam hari di sejumlah titik wilayah Gresik, turut menjadi pembahasan. Selain mengganggu ketertiban umum, aktivitas tersebut sangat berbahaya karena dapat memicu kecelakaan lalu lintas yang mengancam keselamatan pelaku maupun masyarakat.
Diperlukan langkah pencegahan, patroli, serta penertiban secara berkelanjutan untuk menekan aktivitas balap liar.
Melalui silaturahmi tersebut, diharapkan terbangun komunikasi dan sinergi yang semakin kuat antara Satlantas Polres Gresik, media, serta masyarakat dalam menyampaikan informasi dan mencari solusi atas berbagai persoalan lalu lintas.
Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kabupaten Gresik.
Pertemuan ditutup dengan foto bersama. Seluruh pihak berharap koordinasi dan komunikasi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan demi menciptakan kondisi lalu lintas Gresik yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.
(Redaksi: Devi)
















