Surabaya, Vonisnews.com – Pengalaman kurang menyenangkan dialami langsung oleh saya, Devi, selaku Pimpinan Redaksi Vonisnews.com, saat berobat ke Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Mohamad Soewandhie Surabaya pada Jumat, 16 Mei 2025.
Pada pukul 23.08 WIB, saya tiba di rumah sakit dan menjalani proses pendaftaran sebagai pasien BPJS Kesehatan. Setelah diarahkan ke loket dan mendapatkan beberapa lembar dokumen pendaftaran, saya kembali ke ruang UGD dan menyerahkan berkas kepada perawat.
Namun setelah itu, saya diminta menunggu panggilan tanpa kejelasan waktu. Hingga lebih dari lima jam menunggu, saya tidak kunjung mendapat panggilan pemeriksaan. Padahal, sejumlah pasien lain yang datang setelah saya telah mendapatkan pelayanan lebih dulu.
Saya sudah enam kali bertanya kepada dokter UGD dengan menanyakan apakah nama saya, Devi, sudah dipanggil. Jawabannya selalu sama: “Tunggu saja, Bu.” Hingga akhirnya seorang dokter UGD menyampaikan bahwa berkas saya ternyata kesingsal (terselip), menjadi alasan mengapa saya tidak dipanggil selama berjam-jam.
Saya juga sudah mengirimkan pesan WhatsApp kepada salah satu dokter bernama dr. Billy untuk mencari kejelasan, namun hingga artikel ini diterbitkan, belum ada jawaban atau klarifikasi apapun.
Sebagai jurnalis sekaligus warga negara yang berhak atas pelayanan kesehatan yang adil, saya merasa kecewa dan prihatin. Ini bukan sekadar soal keluhan pribadi, tetapi juga bentuk nyata dari masih lemahnya sistem administrasi dan tanggung jawab pelayanan di fasilitas kesehatan milik pemerintah.
Saya berharap pihak RSUD Dr. Soewandhie memberikan penjelasan dan segera membenahi sistem internal agar kejadian serupa tidak menimpa pasien lain, terutama mereka yang sangat membutuhkan pertolongan cepat di unit gawat darurat.
(Devi – Pimpinan Redaksi Vonisnews.com)
















