Example floating
Example floating
banner 1000x130
Pendidikan

FKIP Universitas Dwijendra Lepas 42 Sarjana Baru, Siapkan Lulusan Berkarakter, Adaptif, dan Siap Bersaing

admin
17
×

FKIP Universitas Dwijendra Lepas 42 Sarjana Baru, Siapkan Lulusan Berkarakter, Adaptif, dan Siap Bersaing

Sebarkan artikel ini
Img 20260723 Wa0266
banner 1000x130

Denpasar, vonisnews.com – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Dwijendra menggelar Yudisium dan Pelepasan Sarjana ke-38 Tahun Akademik 2025/2026, Kamis (23/7/2026). Sebanyak 42 lulusan resmi dikukuhkan sebagai sarjana dan dipersiapkan menjadi tenaga pendidik yang berkarakter, profesional, serta mampu bersaing di dunia kerja.

Acara tersebut dihadiri Ketua Pembina Yayasan Dwijendra, Ketua Pengurus Yayasan Dwijendra beserta sekretaris, Ketua Pengawas Yayasan Dwijendra, Rektor Universitas Dwijendra beserta jajaran wakil rektor, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Kepala Biro Dwijendra, jajaran administrasi akademik, para dekan, hingga kepala unit pendidikan Dwijendra mulai dari tingkat TK, SD, SMP, SMA, hingga SMK.

banner 1000x130

Dalam laporannya, Dekan FKIP Universitas Dwijendra, Dr. I Wayan Aryawan, S.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa 42 lulusan berasal dari empat program studi, yakni Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sebanyak 10 orang, Pendidikan Bahasa Indonesia enam orang, Pendidikan Bahasa Inggris delapan orang, serta Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) sebanyak 18 orang.

Seluruh peserta yudisium dinyatakan telah memenuhi seluruh persyaratan akademik, mulai dari penyelesaian beban studi, praktik lapangan, hingga penyusunan tugas akhir.

Pada kesempatan tersebut juga diumumkan para lulusan dengan prestasi akademik terbaik. Ni Wayan Purnamasari Dewi dari Program Studi PGSD berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi sebesar 3,97. Sementara IPK tertinggi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris diraih I Wayan Gede Supawan dengan IPK 3,90. Adapun IPK tertinggi Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan serta Pendidikan Bahasa Indonesia masing-masing sebesar 3,82 yang diraih Maria Intania Rosari Tae dan Ni Made Manis Swandewi.

Dekan FKIP menegaskan bahwa yudisium merupakan penanda berakhirnya perjalanan akademik mahasiswa sekaligus awal pengabdian mereka di dunia pendidikan. Para lulusan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Menurutnya, keberhasilan seorang lulusan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kemampuan mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara berintegritas, profesional, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Dunia pendidikan saat ini membutuhkan tenaga pendidik yang kreatif, mampu berpikir kritis, bekerja sama, serta menjunjung tinggi etika profesi.

Ia juga memaparkan berbagai capaian FKIP Universitas Dwijendra dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Berbagai kegiatan telah dilakukan dosen bersama mahasiswa, mulai dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), seminar nasional dan internasional, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah, hingga penguatan kerja sama dengan berbagai mitra.

Dari sisi pengembangan sumber daya manusia, FKIP Universitas Dwijendra juga terus meningkatkan kualitas tenaga pengajar. Saat ini terdapat empat dosen bergelar doktor, tujuh dosen sedang menempuh pendidikan doktoral, serta dua dosen lainnya akan melanjutkan studi doktor. Dengan demikian, lebih dari separuh dosen tetap FKIP telah atau sedang menuju kualifikasi doktor.

Sementara itu, Rektor Universitas Dwijendra, Prof. Dr. Ir. Gede Sedana, M.M.A., M.Sc., dalam sambutannya menekankan pentingnya membangun personal branding sebagai bekal menghadapi persaingan dunia kerja.

Menurutnya, personal branding dibangun melalui integritas, profesionalisme, rekam jejak prestasi, serta etika dalam berkomunikasi, baik secara langsung maupun di ruang digital. Hal tersebut menjadi nilai tambah agar lulusan mampu bersaing dengan alumni perguruan tinggi lainnya.

Rektor juga mengingatkan bahwa setiap alumni merupakan duta Universitas Dwijendra. Karena itu, perilaku, karya, serta kontribusi yang ditunjukkan di tengah masyarakat akan turut membangun reputasi almamater.

Ia berharap seluruh lulusan terus meningkatkan kompetensi, memperluas jejaring profesional, aktif berkarya, serta menjaga nama baik Universitas Dwijendra melalui prestasi dan pengabdian kepada masyarakat.

(Budi)

banner 1000x130 banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *