UPMI Bali Ajak Generasi Muda Rawat Jiwa Perjuangan Bung Karno di Era Digital
DENPASAR, Vonisnews.com – Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda melalui penyelenggaraan webinar bertajuk “Bung Karno dan Kita, Merawat Jiwa Perjuangan di Era Sekarang”, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting tersebut diikuti oleh mahasiswa, dosen, pelajar, serta masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap nilai-nilai perjuangan dan nasionalisme yang diwariskan oleh Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno.
Webinar yang dipandu oleh moderator Ni Koman Sabina Sanjipuri, S.Pd. menghadirkan dua narasumber dengan latar belakang berbeda namun memiliki visi yang sama dalam membangun kesadaran kebangsaan di kalangan generasi muda.
Narasumber pertama, I Made Adnyana yang merupakan dosen UPMI Bali, membawakan materi bertajuk “Merawat Jiwa Perjuangan Bung Karno, Pancasila dan Idealisme Generasi Muda di Era Digital”. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya menjaga idealisme generasi muda di tengah tantangan budaya instan, individualisme digital, serta derasnya arus informasi yang berkembang melalui media sosial.
Menurutnya, Pancasila harus tetap menjadi kompas moral, sosial, dan kebangsaan yang mampu membimbing generasi muda dalam menghadapi berbagai perubahan dan tantangan zaman.
Sementara itu, narasumber kedua, praktisi sekaligus konten kreator Kadek Puja Astawa, S.E., mengangkat topik “Dari Konten ke Gerakan, Ketika Media Sosial Menjadi Ruang Perjuangan”. Ia mengajak generasi muda untuk memanfaatkan media sosial secara positif, tidak hanya sebagai sarana hiburan semata, tetapi juga sebagai media untuk menyebarkan inspirasi, meningkatkan kepedulian sosial, dan membangun gerakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Rektor UPMI Bali, Prof. Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum., dalam sambutannya menyampaikan bahwa UPMI Bali secara rutin setiap tahun menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno. Salah satunya melalui seminar dan webinar yang bertujuan menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan yang diwariskan Bung Karno kepada generasi penerus bangsa.
Menurutnya, semangat perjuangan Bung Karno masih sangat relevan untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, baik di bidang sosial, budaya, maupun perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat.
“Jiwa perjuangan Bung Karno perlu terus dirawat dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Prof. Suarta.
Ia juga menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila sesungguhnya telah mengakar dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Di Bali, implementasi nilai tersebut dapat ditemukan dalam ajaran Tri Hita Karana yang menekankan keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan.
Lebih lanjut, Prof. Suarta mengajak seluruh peserta untuk turut mendukung berbagai program strategis Pemerintah Provinsi Bali sebagai bentuk nyata mengamalkan semangat perjuangan Bung Karno. Salah satunya adalah upaya bersama dalam mengatasi persoalan sampah yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah.
Selain itu, masyarakat juga didorong untuk memanfaatkan berbagai peluang peningkatan kualitas pendidikan, termasuk melalui Program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) yang bertujuan memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Bali.
Melalui kegiatan ini, UPMI Bali berharap nilai-nilai perjuangan Bung Karno tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata oleh generasi muda, sehingga mampu menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi bangsa, daerah, dan lingkungan sekitarnya.
(Budi)
















