Denpasar Bali, Vonisnews.com – Sebanyak 10 mahasiswa dari STIKOM Bali Group berhasil lulus seleksi program magang ke Jepang. Terdiri dari 9 mahasiswa ITB STIKOM Bali dan 1 mahasiswa Politeknik Nasional (Polnas), mereka dipastikan akan berangkat pada Mei 2025.
Rahman Sabon Nama, Person In Charge (PIC) Program Kuliah Kerja di Jepang ITB STIKOM Bali, menyebutkan bahwa program ini mendapat sambutan positif, terutama dari para orangtua yang memiliki kendala biaya pendidikan tinggi.
Daftar Mahasiswa yang Lulus Seleksi:
1. I Ketut Yudha Mahardika (Sistem Informasi – ITB STIKOM Bali)
2. Yohanes Keloden Museng Riawale (Bisnis Digital – ITB STIKOM Bali)
3. Fiendra Indika Saputra (Bisnis Digital – ITB STIKOM Bali)
4. Dismas Duli Peni Amang (Bisnis Digital – ITB STIKOM Bali)
5. Aniki Fackri A. Lan Koda PG (Bisnis Digital – ITB STIKOM Bali)
6. Yordanus Doni Belan (Bisnis Digital – ITB STIKOM Bali)
7. Pius Fernando Wou (Bisnis Digital – ITB STIKOM Bali)
8. Aril Ikke Bethan (Bisnis Digital – ITB STIKOM Bali)
9. Yohanes Woka Leton (Bisnis Digital – ITB STIKOM Bali)
10. I Putu Oko Gunawan (D-3 Akuntansi – Polnas)
Program magang ini merupakan bagian dari inisiatif yang diluncurkan sejak 2018, sedangkan program visa kerja baru resmi diluncurkan pada Juli 2024. “Tujuan utama program ini adalah mempersiapkan mahasiswa dengan kemampuan bahasa Jepang setara N-4 untuk bekerja dengan visa kerja tokutei ginou,” ujar Rahman.
Ia juga menambahkan, 10 mahasiswa yang lulus akan memulai magang sebelum beralih ke visa kerja. Mereka mengikuti jejak Wayan Wisnu Wicaksana, mahasiswa ITB STIKOM Bali yang lebih dulu diberangkatkan pada Januari 2025.
Rektor ITB STIKOM Bali, Dr. Dadang Hermawan, menjelaskan bahwa program ini memberi peluang besar bagi mahasiswa untuk kuliah sekaligus bekerja di Jepang dengan biaya terjangkau. “Pendaftaran kami buka setiap semester dengan persyaratan mudah.
Semester pertama kuliah di Bali sambil kursus Bahasa Jepang, semester kedua sudah bisa bekerja di Jepang,” ungkapnya.
Direktur Politeknik Nasional Denpasar, I Wayan Gede Narayana, juga mendukung penuh program ini. “Kami mendorong anak muda Bali memanfaatkan peluang kuliah sambil bekerja. Dengan dukungan STIKOM Bali Group, kami yakin semakin banyak mahasiswa Polnas yang bisa mengikuti program ini,” tuturnya.(Budi)
















