Example floating
Example floating
banner 1000x130
Berita

Bupati Subandi Ajak Fatayat NU Bersinergi Tekan Angka Stunting

admin
104
×

Bupati Subandi Ajak Fatayat NU Bersinergi Tekan Angka Stunting

Sebarkan artikel ini
Img 20250911 Wa0169
banner 1000x130

KOMINFO Sidoarjo, Vonisnews.com – Bupati Sidoarjo, Subandi, mengajak seluruh kader Fatayat NU dari ranting hingga cabang se-Kabupaten Sidoarjo untuk bersinergi dalam mencegah stunting. Ajakan ini disampaikan saat kegiatan Gerakan Cegah Stunting bagi Fatayat yang digelar di Delta Graha Sekretariat Kabupaten Sidoarjo, Kamis (11/9/2025).

Menurut Subandi, Fatayat NU memiliki peran strategis dalam membina ketahanan keluarga. Sebagai pondasi rumah tangga, Fatayat berperan langsung dalam pola asuh, kesehatan ibu dan anak, serta pemenuhan gizi keluarga.

banner 1000x130

“Fatayat NU adalah pondasi keluarga. Dari rahim keluarga yang sehat, akan lahir generasi yang sehat pula. Karena itu saya mengajak seluruh kader Fatayat NU di Sidoarjo untuk ikut serta memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat, khususnya ibu-ibu, agar sadar pentingnya gizi, pola asuh, dan kesehatan anak. Dengan kebersamaan ini, angka stunting di Sidoarjo bisa terus ditekan,” tegasnya.

Subandi menambahkan, penanganan stunting tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi semua pihak. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, prevalensi stunting di tahun 2022 sebesar 16,1 persen berhasil ditekan menjadi 8,4 persen pada 2023. Pemkab menargetkan pada 2025 angka tersebut bisa ditekan di bawah 10 persen, sesuai target nasional.

“Target ini tidak akan tercapai tanpa gotong royong. Peran Fatayat NU yang dekat dengan keluarga dan masyarakat adalah kunci. Bersama PKK, kader posyandu, dan tenaga kesehatan, Fatayat NU bisa menjadi motor penggerak pencegahan stunting di setiap desa,” tambahnya.

Subandi optimistis, dengan sinergi antara Pemkab Sidoarjo dan Fatayat NU, angka stunting akan terus menurun. Ia menegaskan bahwa kekuatan utama pencegahan stunting terletak pada keluarga yang sehat dan kuat.

“Jika Fatayat NU menjadi pondasi keluarga yang kokoh, InsyaAllah Sidoarjo akan melahirkan generasi emas yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo, Sriatun Subandi, turut hadir memberikan paparan mengenai pentingnya menjaga nutrisi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Ia menyebut periode ini sebagai fase emas yang menentukan kualitas tumbuh kembang anak.

“Seribu hari pertama kehidupan tidak boleh terlewatkan. Ibu hamil, bayi, dan balita harus mendapatkan asupan gizi seimbang, perhatian, dan pola asuh yang tepat. Jika pondasi keluarga kuat, maka generasi yang lahir akan menjadi generasi sehat, cerdas, dan siap bersaing,” jelasnya.

Sriatun juga menekankan agar Fatayat NU turut aktif dalam sosialisasi program edukasi gizi seimbang serta pemanfaatan lahan rumah untuk sumber pangan bergizi di wilayah masing-masing.

“Langkah ini akan sejalan dengan peran Fatayat NU sebagai penguat keluarga dan penggerak masyarakat,” pungkasnya.

(Redaksi: Devi)

banner 1000x130 banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *