DENPASAR, Vonisnews.com – Perayaan Siwaratri di kampus Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI Bali) berlangsung khidmat sekaligus semarak, Sabtu (17/1). Rangkaian kegiatan digelar di Wantilan Pura Jagat Widya Aksara dan diikuti oleh seluruh sivitas akademika UPMI Bali.
Kegiatan diawali dengan persembahyangan bersama sebagai bentuk pemujaan, perenungan spiritual, serta introspeksi diri. Momen ini dimaknai sebagai upaya penyucian diri melalui pengendalian pikiran, ucapan, dan perbuatan.
Usai persembahyangan, acara dilanjutkan dengan mesanti yang dibawakan oleh dosen dan mahasiswa, serta palawakya yang ditampilkan oleh mahasiswa. Suasana semakin khidmat dengan lantunan doa dan tembang keagamaan yang mengiringi jalannya prosesi.
Pada malam puncak Siwaratri, perayaan semakin meriah dengan pementasan seni prembon yang melibatkan gabungan dosen dan mahasiswa UPMI Bali. Pementasan ini mengangkat lakon berjudul “Upawasa” yang sarat makna spiritual dan edukatif.
Prembon tersebut mendapat perhatian khusus karena menampilkan Rektor UPMI Bali, Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, S.H., M.Hum., yang berperan sebagai tokoh Mantri. Kehadiran beliau di panggung seni menjadi daya tarik tersendiri bagi para penonton.
Menariknya, dalam lakon “Upawasa” tersebut juga diselipkan pesan-pesan kepedulian terhadap program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Di antaranya, program beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) serta pengelolaan tebak modern sebagai salah satu solusi dalam penanganan masalah sampah.
Melalui perpaduan ritual, seni, dan edukasi, perayaan Siwaratri di UPMI Bali tidak hanya menjadi ajang spiritual, tetapi juga media untuk menanamkan nilai-nilai budaya, kepedulian sosial, dan dukungan terhadap program pembangunan daerah.
(Budi)
















