Example floating
Example floating
banner 1000x130
Berita

Polresta Banyuwangi Gelar Apel Operasi Ketupat Semeru 2026, Siap Amankan Arus Mudik Lebaran

admin
32
×

Polresta Banyuwangi Gelar Apel Operasi Ketupat Semeru 2026, Siap Amankan Arus Mudik Lebaran

Sebarkan artikel ini
Img 20260314 Wa0174(1)
banner 1000x130

BANYUWANGI, Vonisnews.com – Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi “Ketupat Semeru 2026”. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Apel Mapolresta Banyuwangi pada Kamis sore (12/03/2026) ini menjadi simbol kesiapan penuh Polri bersama TNI dan pemerintah daerah dalam mengawal arus mudik dan balik di wilayah gerbang timur Pulau Jawa.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Banyuwangi.

banner 1000x130

Peserta apel terdiri dari barisan gabungan yang solid, mulai dari Pejabat Utama (PJU) Polresta Banyuwangi, para Kapolsek jajaran, unsur TNI dari Kogartap 0825, Denpom, TNI AD dan TNI AL, hingga instansi terkait seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, Basarnas, BPBD, serta relawan dari Senkom dan Pramuka.

Dalam amanat Kapolri yang dibacakannya, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan menegaskan bahwa Operasi Ketupat Semeru 2026 bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan bentuk komitmen nyata Polri dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama momentum mudik Lebaran.

Operasi tersebut dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

“Apel gelar pasukan ini merupakan pengecekan akhir terhadap kesiapan personel maupun sarana prasarana. Kita ingin memastikan sinergisitas lintas sektor tetap terjaga demi mewujudkan perayaan Idulfitri yang aman, nyaman, dan lancar. Fokus kita adalah menjaga stabilitas keamanan serta kamseltibcarlantas yang terkendali,” tegas Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan.

Kapolresta Banyuwangi juga menyoroti sejumlah langkah strategis, khususnya terkait manajemen lalu lintas di jalur penyeberangan Ketapang–Gilimanuk. Mengingat Banyuwangi merupakan titik krusial bagi arus kendaraan menuju Pulau Bali, kepolisian akan menerapkan berbagai skema pengaturan.

Beberapa di antaranya seperti delaying system, penyediaan buffer zone, hingga penerapan sistem first come first in guna mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan di kawasan pelabuhan.

Selain pengaturan lalu lintas, pihak kepolisian juga melakukan pemantauan terhadap ketersediaan bahan pokok penting (Bapokting) serta bahan bakar minyak (BBM) agar tetap stabil dan tidak terjadi lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat maupun pemudik.

Di sisi keamanan lingkungan, Kapolresta Banyuwangi menginstruksikan jajaran Bhabinkamtibmas untuk mendata rumah-rumah kosong yang ditinggalkan pemudik. Upaya ini dilakukan guna meminimalkan potensi tindak kejahatan selama masa libur Lebaran.

Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Polresta Banyuwangi juga membuka layanan penitipan kendaraan bermotor secara gratis di kantor-kantor kepolisian bagi warga yang hendak mudik.

“Saya tekankan bahwa keberhasilan operasi ini merupakan tanggung jawab bersama. Tingkatkan soliditas di lapangan, optimalkan layanan Call Center 110, dan jadikan tugas ini sebagai ladang ibadah. Mari kita wujudkan ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’ di wilayah hukum Banyuwangi,” pungkasnya.

(Redaksi: Devi)

banner 1000x130 banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *