Example floating
Example floating
banner 1000x130
Berita

Tutik Kusuma Wardhani Ajak Warga Bangli Perkuat Nilai 4 Pilar Kebangsaan di Era Digital

admin
13
×

Tutik Kusuma Wardhani Ajak Warga Bangli Perkuat Nilai 4 Pilar Kebangsaan di Era Digital

Sebarkan artikel ini
Img 20260625 Wa0125
banner 1000x130

BANGLI, Vonisnews.com – Anggota MPR RI Daerah Pemilihan Bali, Tutik Kusuma Wardhani, SE., MM., M.Kes., mengajak masyarakat untuk terus memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan sebagai fondasi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah derasnya arus informasi digital.

Hal tersebut disampaikan saat kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang digelar di Banjar Sidawa, Desa Taman Bali, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Senin (23/6/2026). Kegiatan yang berlangsung hangat dan interaktif itu dihadiri sekitar 200 warga setempat.

banner 1000x130

Acara dibuka oleh Kepala Dusun Banjar Sidawa dan menghadirkan Tutik Kusuma Wardhani sebagai narasumber utama. Selain itu, kegiatan juga dimeriahkan oleh narasumber tambahan, Yuliani Djajanegara, seorang praktisi herbal sekaligus pegiat lingkungan yang turut memberikan wawasan mengenai pentingnya menjaga harmoni antara manusia, lingkungan, dan kehidupan berbangsa.

Dalam paparannya, Tutik Kusuma Wardhani menegaskan bahwa tantangan bangsa saat ini tidak hanya berasal dari persoalan ekonomi maupun sosial, tetapi juga dari ancaman disinformasi, hoaks, intoleransi, hingga paham radikal yang berkembang melalui berbagai platform digital.

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami secara utuh makna dan implementasi nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Kondisi tersebut berpotensi memicu kesalahpahaman hingga konflik sosial apabila tidak diantisipasi melalui edukasi yang berkelanjutan.

“Di era digital saat ini, pemahaman terhadap 4 Pilar Kebangsaan menjadi semakin penting. Nilai-nilai kebangsaan harus menjadi filter moral dalam menggunakan teknologi dan media sosial agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar,” ujar Tutik.

Ia menjelaskan bahwa Pancasila mengajarkan masyarakat untuk berpikir kritis, beretika, dan mengedepankan musyawarah dalam menyikapi berbagai persoalan. Dengan berpegang pada nilai-nilai tersebut, masyarakat dapat lebih bijaksana dalam menerima maupun menyebarluaskan informasi.

Selain itu, nilai Bhinneka Tunggal Ika juga menjadi kunci dalam menjaga kerukunan di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan pandangan politik. Menurutnya, perbedaan harus dipandang sebagai kekuatan bangsa, bukan sebagai sumber perpecahan.

“Media sosial harus menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan dan persatuan. Jangan sampai teknologi yang seharusnya mempermudah komunikasi justru digunakan untuk menyebarkan kebencian atau memecah belah masyarakat,” tegasnya.

Tutik juga mengajak generasi muda untuk menjadi pelopor literasi digital yang sehat dan bertanggung jawab. Kaum muda dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan ideologi bangsa karena mereka merupakan pengguna terbesar teknologi informasi saat ini.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penguatan nilai-nilai kebangsaan harus dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga komunitas masyarakat. Dengan demikian, semangat cinta tanah air dan nasionalisme dapat tumbuh secara berkelanjutan di setiap lapisan masyarakat.

Selama kurang lebih dua jam pelaksanaan kegiatan, para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi. Hal tersebut terlihat dari banyaknya pertanyaan dan tanggapan yang disampaikan warga dalam sesi diskusi. Berbagai isu mulai dari tantangan generasi muda, penyalahgunaan media sosial, hingga upaya menjaga kerukunan antarwarga menjadi topik yang dibahas secara aktif.

Sementara itu, Yuliani Djajanegara menambahkan bahwa menjaga lingkungan hidup juga merupakan bagian dari implementasi nilai kebangsaan. Menurutnya, kepedulian terhadap alam merupakan bentuk tanggung jawab bersama untuk mewariskan Indonesia yang lebih baik kepada generasi mendatang.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya mengamalkan nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam interaksi langsung maupun di ruang digital. Dengan pemahaman yang kuat, masyarakat diharapkan mampu menjadi benteng persatuan bangsa sekaligus menjaga keutuhan NKRI di tengah berbagai tantangan zaman.

(Budi)

banner 1000x130 banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *