Example floating
Example floating
banner 1000x130
Berita

Pasar Kereneng Diusulkan Direvitalisasi 2028, Anggaran Diperkirakan Capai Rp140 Miliar

admin
8
×

Pasar Kereneng Diusulkan Direvitalisasi 2028, Anggaran Diperkirakan Capai Rp140 Miliar

Sebarkan artikel ini
Img 20260929 Wa0128
banner 1000x130

DENPASAR, vonisnews.com — Pasar Kereneng, salah satu pasar tradisional yang telah berdiri sejak 1983, diusulkan untuk direvitalisasi secara menyeluruh pada 2028. Konsep revitalisasi tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp140 miliar.

Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar, Ir. I Wayan Suadi Putra, ST., M.Ars., mengatakan, kondisi Pasar Kereneng saat ini memang membutuhkan penataan dan pembenahan. Meski demikian, secara struktur bangunan, konstruksi beton pasar dinilai masih cukup baik.

banner 1000x130

Menurutnya, persoalan yang perlu mendapat perhatian tidak hanya menyangkut bangunan, tetapi juga penataan pedagang, sistem drainase, hingga pembuangan limbah yang dinilai sudah tidak maksimal.

“Walau terkesan masih bagus, kalau bangunan sudah lama dengan usia sudah lebih dari 30 tahun, harus ada perbaikan,” kata Wayan Suadi Putra, Selasa (29/9/2026).

Pasar Kereneng sendiri telah berdiri sejak 1983 pada masa kepemimpinan Gubernur Bali Ida Bagus Mantra. Seiring berjalannya waktu, kondisi pasar dinilai membutuhkan pembaruan agar lebih representatif bagi pedagang maupun masyarakat yang beraktivitas di dalamnya.

Wayan Suadi Putra menjelaskan, rencana revitalisasi tersebut juga sejalan dengan arahan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara agar Pasar Kereneng segera mendapatkan pembenahan.

Sebagai langkah awal, Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar diminta menyiapkan dan mengajukan proposal kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang membidangi pembangunan pasar.

“Proposal yang akan diajukan secara konsep dengan budget Rp140 miliar untuk revitalisasi Pasar Kereneng,” terangnya.

Ia berharap pembangunan tersebut nantinya dapat memperoleh dukungan melalui anggaran APBN Kementerian PU. Sementara itu, sektor perdagangan tetap berkaitan dengan Kementerian Perdagangan, sedangkan Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan akan melakukan koordinasi.

Saat ini, proses pengajuan revitalisasi masih berjalan. Sejumlah persyaratan dan data harus dilengkapi sebelum proposal dapat masuk ke tahapan berikutnya.

“Sekarang sistemnya lebih banyak menginput data sesuai proposal yang diajukan, bukan sekadar lewat softcopy saja,” jelasnya.

Setelah data dimasukkan ke dalam sistem, nantinya akan dilakukan pengecekan. Hasil pengecekan tersebut kemudian menjadi bagian dari proses verifikasi sebelum rencana revitalisasi dapat direalisasikan.

Wayan menambahkan, apabila seluruh tahapan dan persyaratan dapat terpenuhi, revitalisasi Pasar Kereneng ditargetkan mulai dikerjakan pada 2028.

Revitalisasi nantinya dirancang secara total dan menyeluruh, termasuk pembenahan fasilitas pasar, sistem drainase, pengelolaan limbah serta penataan pedagang.

“Dalam gambaran konsep untuk revitalisasi Pasar Kereneng akan dibangun dua lantai di atas dan satu lantai di bawah untuk basement, menduplikasi Pasar Ubud,” pungkasnya.

(Budi)

banner 1000x130 banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *