Example floating
Example floating
banner 1000x130
Pendidikan

UPMI Bali Gelar KKN di Desa Ayunan, Dorong Program Satu Keluarga Satu Sarjana

najibpabean
104
×

UPMI Bali Gelar KKN di Desa Ayunan, Dorong Program Satu Keluarga Satu Sarjana

Sebarkan artikel ini
Img 20250514 Wa0141
banner 1000x130

Badung Bali, Vonisnews.com — Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali resmi menggelar kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2025 di Desa Ayunan, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. Kegiatan ini dibuka secara resmi di wantilan Desa Ayunan pada Rabu (14/5), dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, perangkat desa, serta masyarakat setempat.

Rektor UPMI Bali, Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, S.H., M.Hum., dalam sambutannya menyampaikan bahwa KKN merupakan wadah strategis bagi mahasiswa untuk menggali potensi lokal, terutama dalam aspek budaya, ekonomi, dan kearifan lokal.

banner 1000x130

“Melalui KKN ini, kami juga mendata keluarga yang belum memiliki anggota dengan pendidikan sarjana. Kami akan bekerja sama dengan pemerintah untuk memberikan kuliah gratis bagi mereka yang belum menempuh pendidikan tinggi,” ujarnya.

Program kuliah gratis ini merupakan bagian dari inisiatif “Satu Keluarga Satu Sarjana” yang direncanakan mulai berjalan pada tahun ajaran 2025/2026, dengan target awal sebanyak 5.000 peserta dari berbagai kampus di Indonesia.

Ia menambahkan, KKN memberikan manfaat luas: sebagai ajang penerapan ilmu dan pembentukan karakter bagi mahasiswa, sebagai sarana edukasi dan solusi bagi masyarakat, serta sebagai bentuk pengabdian nyata dari perguruan tinggi sesuai Tri Dharma.

Sementara itu, Camat Abiansemal Ida Bagus Putu Mas Arimbawa, S.Sos. menyambut baik kegiatan KKN yang dilaksanakan di wilayahnya, yang mencakup 18 desa dan 125 banjar. Ia menilai banyak potensi desa yang bisa dikembangkan, terutama di sektor perdagangan, pertanian, dan pariwisata.

“Kami juga memiliki visi jangka panjang agar setiap keluarga di Abiansemal memiliki minimal satu sarjana. Program ini akan kami dorong melalui optimalisasi dana desa sebagai bagian dari pembangunan SDM,” ujarnya.

Acara pembukaan KKN ditandai dengan penyematan atribut kepada perwakilan peserta dan penandatanganan Nota Kesepahaman antara UPMI Bali dengan Pemerintah Kecamatan Abiansemal. Selain itu, juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Desa Ayunan dengan sejumlah fakultas di lingkungan UPMI Bali.

Ketua Panitia KKN sekaligus Ketua LPPM UPMI Bali, Prof. Dr. Wayan Widana, M.Pd., menjelaskan bahwa KKN tahun ini diikuti oleh 236 mahasiswa dari seluruh program studi di UPMI Bali dan akan berlangsung selama tiga bulan, mulai April hingga Juni 2025.

“Mahasiswa kami akan terjun langsung mengembangkan potensi desa, termasuk pengolahan sampah organik dan non-organik, serta pelestarian seni, budaya, dan pariwisata lokal,” jelasnya.

Sebelum terjun ke lapangan, para mahasiswa telah menjalani pembekalan intensif sejak Maret 2025. Program ini diharapkan memberi kontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat desa sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan sosial.(Budi)

banner 1000x130 banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *