Example floating
Example floating
banner 1000x130
Hukum dan Kriminal

BEM Nusantara Jatim Kecam Pemerasan Berkedok Aktivisme, Tegaskan Bukan Cerminan Mahasiswa

admin
88
×

BEM Nusantara Jatim Kecam Pemerasan Berkedok Aktivisme, Tegaskan Bukan Cerminan Mahasiswa

Sebarkan artikel ini
Img 20250722 Wa0156
banner 1000x130

SURABAYA, Vonisnews.com – BEM Nusantara Jawa Timur menyampaikan kecaman keras atas tindakan pemerasan yang dilakukan oleh dua oknum yang mengatasnamakan diri sebagai aktivis mahasiswa. Aksi tercela itu terbongkar setelah Unit II Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim berhasil menangkap kedua pelaku berinisial SH dan SF pada Sabtu malam, 19 Juli 2025, di kawasan Prapen, Surabaya.

Keduanya ditangkap usai diduga memeras Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur dengan meminta uang sebesar Rp 50 juta. Jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi, mereka mengancam akan menggelar aksi demonstrasi dengan melibatkan 200 orang pada Senin, 21 Juli 2025. Rencana aksi bahkan telah disertai surat pemberitahuan, dengan titik kumpul di Taman Apsari dan tujuan aksi di depan Kantor Dinas Pendidikan Jatim.

banner 1000x130

Koordinator BEM Nusantara Jawa Timur, Helvin Rosiyanda Putra, menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan SH dan SF telah mencoreng citra gerakan mahasiswa sejati. “Aksi seperti ini sangat memalukan dan tidak mencerminkan nilai-nilai perjuangan mahasiswa. Kami meminta agar pihak kepolisian segera menindak tegas para pelaku,” tegasnya.

Helvin juga mengingatkan bahwa perjuangan mahasiswa harus tetap berlandaskan integritas dan kepentingan masyarakat, bukan demi keuntungan pribadi atau kelompok tertentu. Ia menyerukan agar seluruh elemen mahasiswa menjaga moralitas dan menjadikan gerakan mahasiswa sebagai alat perjuangan yang murni.

Ironisnya, aksi pemerasan berkedok aktivisme bukanlah yang pertama dilakukan oleh SH dan SF. Berdasarkan informasi yang dihimpun, keduanya diduga telah beberapa kali menjalankan modus serupa terhadap sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jatim, dengan mencatut nama mahasiswa untuk menekan dan mengintimidasi pihak tertentu.

“Jangan kotori perjuangan mahasiswa dengan praktik kotor seperti ini. Kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran penting untuk seluruh mahasiswa agar lebih berhati-hati dalam menjaga nama baik dunia pergerakan,” imbuh Helvin.

BEM Nusantara Jawa Timur mendukung penuh langkah Polda Jatim dalam mengusut tuntas kasus ini serta memberikan sanksi hukum yang tegas kepada para pelaku. BEM Jatim juga mengajak seluruh mahasiswa untuk bersatu menjaga marwah gerakan mahasiswa dari upaya penyelewengan dan pemanfaatan untuk kepentingan sesaat.(Devi)

banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *