SURABAYA, vonisnews.com – Keresahan warga terhadap dugaan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali mencuat di wilayah hukum Polsek Tambaksari, Surabaya. Kali ini, kawasan Jalan Bronggalan dan sekitarnya menjadi sorotan setelah dua orang yang diduga hendak mencuri sepeda motor Yamaha Mio di Bronggalan 2E terekam kamera pengawas atau CCTV.
Peristiwa yang terjadi pada Jumat (16/10/2026) tersebut dilaporkan berhasil digagalkan petugas keamanan (security). Kedua orang yang diduga terlibat kemudian melarikan diri menggunakan kendaraan lain.
Insiden ini menambah kekhawatiran masyarakat, terutama warga yang terpaksa memarkirkan sepeda motor di luar rumah atau di lokasi yang minim pengawasan. Warga berharap keamanan lingkungan lebih diperhatikan agar mereka tidak terus dibayangi ancaman kehilangan kendaraan.
Rekaman CCTV menjadi salah satu petunjuk penting yang diharapkan dapat membantu kepolisian mengungkap dugaan percobaan pencurian tersebut. Meski demikian, identitas serta keterlibatan kedua orang dalam rekaman itu masih perlu dipastikan melalui penyelidikan resmi.
Aparat kepolisian diharapkan segera menindaklanjuti informasi yang beredar dengan mengumpulkan rekaman CCTV, memeriksa saksi-saksi, serta menelusuri kendaraan yang digunakan untuk melarikan diri.
Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan apakah terdapat unsur tindak pidana dan mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab berdasarkan bukti yang sah.
Keresahan warga bukan persoalan yang bisa dianggap sepele. Ketika dugaan percobaan pencurian terjadi di sekitar permukiman, rasa aman masyarakat ikut terancam, bahkan saat kendaraan diparkir tidak jauh dari tempat tinggal mereka.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pemetaan wilayah rawan curanmor, intensitas patroli, serta kecepatan respons terhadap laporan masyarakat di kawasan Bronggalan dan sekitarnya.
Masyarakat berharap Unit Reskrim Polsek Tambaksari tidak hanya mengandalkan penindakan setelah kejadian, tetapi juga memperkuat upaya pencegahan melalui patroli rutin, terutama pada jam-jam yang dinilai rawan.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol. Luthfie Sulistyawan diharapkan memberikan perhatian terhadap keresahan masyarakat di kawasan Bronggalan. Jajaran Satreskrim Polrestabes Surabaya bersama Polsek Tambaksari juga diharapkan mengambil langkah konkret untuk menindaklanjuti dugaan percobaan pencurian tersebut.
Pengumpulan bukti, pemeriksaan saksi, penelusuran rekaman CCTV, serta identifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat perlu dilakukan secara profesional dan transparan sesuai prosedur hukum.
Apabila ditemukan bukti yang cukup, proses hukum harus dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara itu, penguatan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan perlu menjadi perhatian untuk mencegah kejadian serupa.
Keamanan lingkungan merupakan kebutuhan mendasar masyarakat. Dugaan percobaan pencurian di Bronggalan 2E seharusnya menjadi momentum bagi aparat untuk mengevaluasi langkah pencegahan sekaligus memperkuat pengawasan di kawasan yang dikeluhkan warga.
Masyarakat membutuhkan tindakan nyata, bukan sekadar imbauan. Pengungkapan perkara, patroli yang konsisten, serta komunikasi yang baik mengenai tindak lanjut laporan menjadi bagian penting dalam membangun kembali kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.
Kini, warga menantikan langkah konkret kepolisian untuk memastikan kawasan Bronggalan dan sekitarnya tetap aman, sekaligus memberikan kepastian bahwa setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti secara serius.
(Redaksi)
















