Denpasar, vonisnews.com – Dalam upaya menjaga kebersihan sungai agar terbebas dari sampah organik maupun anorganik, Desa Sumerta Kauh, Kecamatan Denpasar Timur, menggelar lomba mancing ikan lele, Minggu (13/9/2026).
Kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Ratusan peserta dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, turut ambil bagian dalam lomba mancing lele yang digelar di wilayah Desa Sumerta Kauh.
Prebekel Desa Sumerta Kauh, Wayan Sentana, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, khususnya kawasan sungai.
“Lomba mancing ikan lele ini diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan usia, dari anak-anak hingga orang dewasa,” kata Wayan Sentana.
Selain lomba mancing lele, panitia juga menghadirkan sejumlah kegiatan hiburan, di antaranya lomba tangkap bebek dan hiburan musik. Beragam kegiatan tersebut membuat suasana acara semakin meriah dan menarik perhatian masyarakat.
Wayan Sentana menambahkan, panitia juga telah menyiapkan berbagai hadiah menarik bagi para peserta, mulai dari hadiah hiburan hingga hadiah utama.
“Hadiah yang disiapkan para panitia lomba juga sangat menarik, dari berbagai hadiah hiburan sampai hadiah utama. Peserta lomba mancing lele pun puas dengan hadiah-hadiahnya,” terangnya.
Semarak kegiatan semakin terasa dengan hadirnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang turut meramaikan lokasi lomba. Kehadiran UMKM memberikan ruang bagi masyarakat untuk menikmati berbagai produk sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga setempat.
Menurut Wayan Sentana, lomba mancing lele tersebut telah menjadi kegiatan yang diselenggarakan setiap tahun dan menjadi salah satu momen yang dinantikan masyarakat.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan sekaligus menjadi sarana untuk membangun kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan sungai.
“Semoga dengan tetap diselenggarakannya lomba mancing lele ini bisa tetap menjaga sungai tetap bersih dari sampah organik dan anorganik,” pungkasnya.
(Budi)
















