Surabaya, Vonisnews.com – Kematian Affan menambah daftar panjang korban sipil dalam demonstrasi yang berakhir ricuh. Peristiwa tragis ini memunculkan keprihatinan mendalam dari berbagai kalangan yang menilai perlunya evaluasi serius terhadap pola penanganan aksi massa oleh aparat agar lebih humanis dan tidak menimbulkan korban jiwa.
Menanggapi hal tersebut, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur menggelar doa bersama di Surabaya. Kegiatan ini menjadi bentuk solidaritas sekaligus refleksi agar tragedi serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.
“Kami ingin agar ke depan, tidak ada lagi nyawa yang terenggut sia-sia. Affan sudah pergi, tapi suaranya tetap hidup dalam doa dan solidaritas kita,” ungkap Heru, perwakilan MAKI Jatim, dalam penutup pernyataannya.
Doa bersama ini diharapkan mampu menjadi momentum untuk menyatukan suara masyarakat, mendorong terciptanya keadilan, serta mengingatkan semua pihak bahwa nyawa manusia adalah hal yang paling berharga dan tidak boleh dikorbankan dalam situasi apa pun.(Devi)
















