Example floating
Example floating
banner 1000x130
Berita

Dugaan bermain Penggelembungan Data PIP, Kepala Sekolah Yayasan Nurut Taufiq Dan Dinas Pendidikan di Kab. Pamekasan

admin
224
×

Dugaan bermain Penggelembungan Data PIP, Kepala Sekolah Yayasan Nurut Taufiq Dan Dinas Pendidikan di Kab. Pamekasan

Sebarkan artikel ini
Img 20240614 Wa0033
banner 1000x130

Pamekasan, Vonisnews.com – Masyarakat Anti Korupsi Jawa Timur (MAKO Jatim) berencana mengadukan dugaan tindak pidana korupsi dan pungutan liar (pungli) terkait Program Indonesia Pintar (PIP) serta dugaan penggelembungan data jumlah murid di SMP Nurut Taufiq, Dusun Pandan, Desa Panglegur, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan.

Berdasarkan investigasi di lapangan, ditemukan bahwa sejumlah siswa yang semula mendapatkan bantuan PIP sebesar Rp. 750.000 mengalami pemotongan sebesar Rp. 100.000 hingga Rp. 150.000.

banner 1000x130

Misyadi Diyanto, Ketua MAKO Jatim, menambahkan bahwa pungutan liar tersebut diduga dilakukan oleh oknum kepala sekolah SMP Nurut Taufiq untuk biaya tambahan rekreasi dan bantuan bagi siswa yang tidak menerima bantuan PIP.

Misyadi mengungkapkan kepada wartawan bahwa pihaknya akan segera mengadukan dugaan tindak pidana korupsi, pungli, serta penggelembungan data jumlah murid yang masif pada SMP Nurut Taufiq ke Kejaksaan Negeri Pamekasan.

“Kami berjanji akan mengawal kasus ini secara intensif, karena penggelembungan data jumlah murid ini terkesan dilakukan sejak tahun ajaran 2019 hingga 2023 secara masif,” ujarnya pada Jumat (14/06/2024).

MAKO Jatim berharap Kejari Pamekasan menindaklanjuti kasus ini dengan serius dan mengembangkannya ke seluruh wilayah SMP se-Kabupaten Pamekasan.

“Agar Program Indonesia Pintar (PIP) bermanfaat dalam jangka panjang dan tujuan pemerintah tercapai dengan baik, menciptakan pembangunan yang adil dan merata,” lanjut Misyadi.

Tim dari MAKO Jatim dan wartawan telah berkoordinasi dengan Kepala Sekolah SMP Nurut Taufiq, namun pihak sekolah enggan memberikan jawaban terkait jumlah siswa dari kelas 7 hingga kelas 9.

Untuk keseimbangan berita, tim juga mewawancarai siswa di luar sekolah. Seorang siswa kelas 8 yang akan naik ke kelas 9 mengungkapkan bahwa jumlah murid di kelas 8 hanya delapan orang.

Dugaan bahwa Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan tutup mata dan telinga terhadap kasus ini juga muncul, dengan spekulasi adanya kongkalikong antara kepala sekolah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan.(Iwan)

banner 1000x130 banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *