Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
https://vonisnews.com/wp-content/uploads/2025/05/IMG-20250528-WA0002.jpg
Berita

Pasar Murah Pemprov Jatim: Strategi Kendalikan Inflasi dan Perkuat Ketahanan Pangan 2025

admin
42
×

Pasar Murah Pemprov Jatim: Strategi Kendalikan Inflasi dan Perkuat Ketahanan Pangan 2025

Sebarkan artikel ini
Img 20250903 Wa0381
Example 728x90

Surabaya, Vonisnews.com – Dalam rangka pengendalian inflasi serta memperkuat ketahanan pangan Jawa Timur tahun 2025, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar Pasar Murah Komoditas Pangan dan Produk IKM pada Rabu (3/9/2025). Acara yang dimulai pukul 15.00 WIB ini dipusatkan di halaman Masjid Al-Mukiyah, Jalan Bulak Banteng Kidul 43A, Sidotopo, Surabaya, dan dihadiri ribuan warga.

Pasar murah ini tidak hanya menawarkan harga bahan pokok lebih rendah dibanding pasaran, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pejabat penting, antara lain Direktur BI Jawa Timur, anggota DPRD, pimpinan BUMD, serta perwakilan TNI-Polri.

Example 300x600

Tokoh masyarakat setempat, H. Mochtar, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pemprov Jatim yang terus konsisten menggelar pasar murah sebagai bentuk nyata menjaga daya beli masyarakat.

“Kami sangat mendukung program pasar murah ini. Kegiatan seperti ini sangat membantu warga yang membutuhkan. Kami bersama elemen dan aliansi masyarakat siap mendukung penuh program-program Pemprov Jatim di bawah kepemimpinan Ibu Gubernur Khofifah,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa pasar murah menjadi salah satu strategi utama dalam menjaga stabilitas harga pangan, khususnya beras, gula, minyak, dan telur. Ia menyebut harga yang ditawarkan jauh lebih terjangkau dari pasaran.

“Beras medium dengan harga pasar Rp13.500, di sini kita jual Rp11.000 per kilo. Gula yang biasanya Rp17.500, kita jual Rp14.000. Minyak goreng pun dari harga pasar Rp27.000, bisa dibeli Rp22.000 per liter. Insya Allah, ini sangat membantu masyarakat,” terang Khofifah.

Lebih lanjut, Khofifah menekankan bahwa titik pelaksanaan pasar murah selalu dipilih agar tidak berdekatan dengan pasar tradisional. Hal ini bertujuan menjangkau masyarakat di wilayah pinggiran yang paling membutuhkan. “Kita ingin memastikan akses sembako murah bisa sampai ke lini terbawah, bukan hanya masyarakat di sekitar pasar besar,” tambahnya.

Selain pasar murah, acara juga dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama warga dan tim sholawat. Pada momen penuh berkah ini, Gubernur Khofifah turut membagikan paket sembako kepada masyarakat, khususnya penyandang disabilitas dan para orang tua lanjut usia.

Suasana kebersamaan semakin terasa ketika masyarakat bersatu dalam doa dan lantunan sholawat. Kehadiran pasar murah sekaligus kegiatan religius ini menjadi simbol nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan sekaligus spiritualitas warga Jawa Timur.

Dengan gelaran ini, Gubernur Khofifah menegaskan kembali komitmennya untuk menjaga kestabilan harga, memperkuat ketahanan pangan, serta menghadirkan program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama mereka yang berada di lapisan bawah.

(Devi)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *