Example floating
Example floating
banner 1000x130
Perhutani

Perhutani dan Pokmas Argopuro Luncurkan Ekspor Kopi dari Kawasan Hutan

admin
77
×

Perhutani dan Pokmas Argopuro Luncurkan Ekspor Kopi dari Kawasan Hutan

Sebarkan artikel ini
Img 20251006 Wa0215
banner 1000x130

Bondowoso Perhutani, Vonisnews.com – (06/10/2025) Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso resmi meluncurkan ekspor perdana Kopi Argopuro ke Jeddah, Arab Saudi. Acara seremonial pelepasan ekspor tersebut dihadiri oleh Administratur Perhutani KPH Bondowoso Misbakhul Munir bersama Kepala Perum Perhutani Divisi Regional (Divre) Jawa Timur, Wawan Triwibowo.

Ekspor ini mengirimkan sebanyak 15 ton kopi arabika berkualitas premium hasil panen petani lereng Gunung Argopuro di wilayah Sub Kesatuan Pemangkuan Hutan (SKPH) Bondowoso Utara, Kabupaten Situbondo. Pengiriman perdana ini menjadi bagian dari program pilot holding UMKM sektor perkebunan yang digagas oleh Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Kemenkop UMKM).

banner 1000x130

Kegiatan ekspor tersebut dilepas langsung oleh Deputi Bidang Usaha Kementerian UMKM, Bagus Rachman, bersama Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, pada Senin (6/10).

Dalam keterangannya, Kepala Perhutani Divre Jatim, Wawan Triwibowo, menjelaskan bahwa kopi yang diekspor merupakan hasil kemitraan antara Perhutani dengan Perkumpulan Masyarakat Walida, Perkumpulan Rengganis, serta dua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), yakni LMDH Rengganis dan LMDH Argopuro Makmur.

“Lahan pengelolaan kopi ini mencakup sekitar 1.800 hektare dan dikelola melalui program Kelompok Kemitraan Perhutani (KKP). Ini merupakan wujud nyata sinergi antara Perhutani dan masyarakat sekitar hutan dalam mengoptimalkan potensi sumber daya hutan secara berkelanjutan,” jelas Wawan.

Ia menambahkan, sinergi ini tidak hanya berfokus pada peningkatan nilai ekonomi, tetapi juga memastikan keberlanjutan ekosistem hutan melalui praktik konservasi yang baik.

Sementara itu, Administratur Perhutani KPH Bondowoso, Misbakhul Munir, menegaskan bahwa pengelolaan kawasan hutan berbasis agroforestry menjadi solusi ideal bagi petani dan pelaku usaha.

“Pengelolaan kawasan hutan berbasis agroforestry adalah solusi yang kami tawarkan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat tanpa melanggar aturan yang berlaku,” ujar Munir.

Ia berharap, melalui kerja sama lintas sektor baik pertanian, pariwisata, maupun usaha lainnya masyarakat dapat semakin sejahtera, sementara kelestarian hutan tetap terjaga.

“Harapan kami, dengan adanya perjanjian kerja sama antar lembaga di berbagai sektor, masyarakat semakin makmur dan hutan tetap lestari,” pungkas Munir.

(Redaksi :Devi)

banner 1000x130 banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *