Surabaya, Vonisnews.com – Bulan suci Ramadhan kerap identik dengan kegiatan berbagi seperti pembagian sembako dan santunan. Namun, lebih dari sekadar bantuan konsumtif, Ramadhan juga menjadi momentum penting untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Semangat tersebut diwujudkan oleh YBM PLN UIP JBTB (Yayasan Baitul Maal PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali) melalui program bantuan usaha produktif kepada dua pelaku UMKM, Selasa (24/2). Program ini menjadi bagian dari komitmen lembaga dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara produktif dan berkelanjutan.
Dua penerima manfaat tersebut adalah Ibu Upik dan Pak Jamhuri. Ibu Upik memperoleh bantuan modal tunai sebesar Rp2 juta untuk mengembangkan usaha nasi ayam yang telah dirintisnya. Tambahan modal tersebut diharapkan mampu memperkuat perputaran usaha, menambah stok bahan baku, serta meningkatkan kapasitas produksi harian.
Sementara itu, Pak Jamhuri menerima bantuan Gerobak Cahaya senilai Rp4 juta untuk menunjang usaha kuliner nasi bebek miliknya. Sarana usaha tersebut diharapkan dapat meningkatkan mobilitas operasional sekaligus memperluas jangkauan pemasaran, serta memberikan tampilan usaha yang lebih representatif dan menarik bagi pelanggan.
Program bantuan ini tidak berhenti pada pemberian modal dan sarana usaha. YBM PLN UIP JBTB juga memberikan pendampingan usaha secara berkelanjutan agar para penerima manfaat mampu mengelola modal secara efektif, meningkatkan kualitas usaha, serta mengembangkan bisnis secara bertahap dan mandiri.
Ibu Upik mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. Menurutnya, dukungan tersebut sangat membantu menjaga stabilitas usaha, terutama di tengah kenaikan harga bahan pokok yang berdampak pada pelaku usaha kecil.
Hal serupa disampaikan Pak Jamhuri. Ia menyebut gerobak baru yang diterimanya akan sangat menunjang kegiatan usaha sehari-hari serta meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap usahanya.
Manajer YBM PLN UIP JBTB, Achmad Fatkhurrozi, menegaskan bahwa program bantuan usaha produktif merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam memberdayakan masyarakat melalui pengelolaan dana zakat yang amanah, profesional, dan tepat sasaran.
“Ramadhan menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial, tidak hanya melalui bantuan sesaat, tetapi juga melalui pemberdayaan agar masyarakat dapat tumbuh dan mandiri secara ekonomi,” ujarnya.
Ia menambahkan, sektor UMKM merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat kecil yang memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Oleh karena itu, dukungan berupa modal, sarana usaha, dan pendampingan menjadi langkah strategis untuk membantu pelaku UMKM naik kelas dan memiliki daya tahan ekonomi yang lebih kuat.
Melalui program ini, YBM PLN UIP JBTB berharap bantuan yang diberikan tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga menjadi fondasi bagi para pelaku usaha untuk berkembang secara berkelanjutan. Di bulan Ramadhan yang penuh berkah, semangat berbagi pun diwujudkan dalam bentuk pemberdayaan nyata demi menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat dari akar rumput.
(Nj)
















