Banyuwangi, Vonisnews.com – 10 Juni 2024 Dalam upaya menjaga keandalan pasokan listrik dan meningkatkan layanan ketenagalistrikan di sistem kelistrikan Jawa Bali, PT PLN (Persero) UIP JBTB memulai pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.
Proyek ini melibatkan pembangunan GISTET 500 kV Paiton di Kabupaten Probolinggo dan GITET 500 kV Kalipuro di Kabupaten Banyuwangi, yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).
Proyek ini dimulai dari pembangunan GISTET 500 kV Paiton, dengan tegangan disalurkan melalui jalur SUTET 500 kV Paiton – Kalipuro, dan dilanjutkan dengan pembangunan GITET 500 kV Kalipuro.
Groundbreaking dan tasyakuran untuk kedua proyek tersebut diselenggarakan di area lahan pembangunan GITET 500 kV Kalipuro pada Minggu (27/5), yang dihadiri oleh pejabat PT PLN Kantor Pusat, PLN UIP JBTB, serta stakeholder terkait.
General Manager PT PLN (Persero) UIP JBTB, Anang Yahmadi, menjelaskan bahwa GITET 500 kV Kalipuro akan dibangun di lahan seluas 14,7 hektar.
PT PLN (Persero) bekerja sama dengan PT Perkebunan Nusantara I Regional 5 untuk pelepasan aset lahan tersebut.
Diharapkan, proyek ini dapat beroperasi pada akhir tahun 2025, bersamaan dengan GISTET 500 kV Paiton di Kabupaten Probolinggo yang menggunakan lahan milik PT PLN (Persero).
“Pembangunan GISTET 500 kV Paiton dan GITET 500 kV Kalipuro ini merupakan bagian dari sistem 500 kV Jawa Bali yang bertujuan menyalurkan energi dan meningkatkan keandalan sistem kelistrikan.
Ini akan menjaga keandalan listrik di Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Banyuwangi serta memicu pertumbuhan industri dan ekonomi, yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua kabupaten ini,” pungkas Anang.
EVP Konstruksi Jawa Madura Bali Maluku Papua dan Nusa Tenggara PT PLN (Persero), Ratnasari Sjamsuddin, menjelaskan bahwa sinergi dan kolaborasi antara PT PLN (Persero) dan stakeholder terkait, baik dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah setempat, serta instansi lainnya, telah berjalan dengan baik.
Khususnya dengan PT Perkebunan Nusantara I Regional 5 dalam rangkaian pembangunan proyek ini.
Staf Ahli Gubernur Jawa Timur Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, Joko Irianto, menyampaikan apresiasinya terhadap pembangunan proyek Jawa Bali Connection ini.
“Dengan tercukupinya pasokan tenaga listrik di Jawa Timur, diyakini akan mampu menarik investor masuk ke Jawa Timur, yang berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi provinsi ini,” ujar Joko.
Asdep Kemenko Marinvest, Lukijanto, menambahkan bahwa pembangunan GISTET 500 kV Paiton dan GITET 500 kV Kalipuro sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional dan pemenuhan RUPTL dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan diharapkan dapat membawa manfaat bagi semua pihak.
Ini khususnya dalam upaya peningkatan ekonomi dan mendukung sektor pariwisata serta industri di Banyuwangi.(DEVI)
















