Denpasar Bali, Vonisnews.com – SMAN 7 Denpasar telah meluluskan sebanyak 570 siswa kelas XII pada tahun ajaran 2024/2025. Acara pelepasan siswa dilaksanakan secara sederhana di lingkungan sekolah, disertai pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi.
Kepala SMAN 7 Denpasar, Cokorda Gede Anom Wiratmaja, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pihak sekolah kini tengah bersiap menghadapi proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2025/2026. Sesuai dengan kuota yang tersedia, sekolah akan memprioritaskan penerimaan sebanyak 12 kelas, dengan kapasitas 36 siswa per kelas.
“SPMB akan disesuaikan dengan jalur pendaftaran, yakni jalur mutasi, afirmasi, domisili, dan prestasi,” jelas Cokorda saat ditemui pada Selasa (20/5/2025).
Untuk jalur domisili, seleksi akan mempertimbangkan jarak tempat tinggal calon siswa ke sekolah, serta nilai rapor tertinggi.
Jalur mutasi diperuntukkan bagi anak dari orang tua yang mengalami perpindahan tugas. Sementara itu, jalur afirmasi akan memprioritaskan siswa dari keluarga tidak mampu (KK Miskin) dan penyandang disabilitas.
“Untuk jalur prestasi, kami akan mengakui capaian siswa dari tingkat kabupaten/kota hingga internasional,” imbuhnya.
Tak hanya membahas SPMB, Cokorda juga menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, bersih, dan asri. SMAN 7 Denpasar secara aktif mendukung Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 9 Tahun 2025 tentang pengurangan sampah plastik sekali pakai.
“Di sekolah kami, sudah dibuatkan teba modern sebagai solusi pengolahan sampah. Sampah organik kami daur ulang menjadi pupuk kompos, sedangkan sampah non-organik kami olah menjadi bahan kerajinan,” ujar Cokorda.
Lebih lanjut, dirinya juga menyatakan dukungan penuh terhadap program ‘Satu KK Satu Sarjana’ yang dicanangkan oleh Gubernur Bali. Menurutnya, program ini sangat penting untuk meningkatkan derajat kehidupan keluarga kurang mampu di Bali.
“Pemerintah perlu menggandeng instansi terkait untuk memastikan bahwa keluarga miskin benar-benar menjadi prioritas utama dalam program ini,” pungkasnya.(Budi)
















