Example floating
Example floating
banner 1000x130
Berita

UPMI Bali dan KPA Badung Gelar Lomba KSPAN Smart, Edukasi Bahaya HIV/AIDS dan Narkoba bagi Pelajar Se-Bali

najibpabean
462
×

UPMI Bali dan KPA Badung Gelar Lomba KSPAN Smart, Edukasi Bahaya HIV/AIDS dan Narkoba bagi Pelajar Se-Bali

Sebarkan artikel ini
Img 20250516 Wa0268
banner 1000x130

Denpasar, Vonisnews.com – Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali bekerja sama dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Badung menggelar Lomba KSPAN Smart yang melibatkan siswa SMA/SMK se-Bali pada 15–16 Mei 2025.

Mengusung tema “Ajang Kreativitas Tutor Sebaya dalam Edukasi HIV/AIDS dan Narkoba Tahun 2025”, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian serta pengetahuan siswa terkait bahaya HIV/AIDS dan penyalahgunaan narkoba.

banner 1000x130

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti Kaprodi BK UPMI Bali, Drs. I Nyoman Rajeg Mulyawan, M.Pd; Dekan Fakultas Ilmu Sosial UPMI Bali, Dra. Ni Luh Putu Tejawati, M.Si; serta Dosen sekaligus aktivis HIV/AIDS, Dr. Anak Agung Adi Putra, M.Pd. Hadir pula para juri dari UPMI dan KPA Badung, yakni Dr. RR Dwi Umi Badriyah, M.Pd.Kons, serta I Gede Bagus Arya Teda Subrata.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial UPMI Bali, Dra. Ni Luh Putu Tejawati, M.Si menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana positif untuk menyuarakan kepedulian siswa terhadap isu-isu sosial dan kesehatan.

“Melalui lomba ini, siswa diajak untuk berpikir kritis dan kreatif dalam menyampaikan edukasi terkait HIV/AIDS dan Narkoba,” ujarnya.

Kaprodi BK UPMI Bali, Drs. I Nyoman Rajeg Mulyawan, M.Pd menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi program studi untuk menghasilkan pendidik BK yang aktif dalam upaya preventif dan promotif di lingkungan sekolah.

“Kelompok siswa yang tergabung dalam KSPAN menjadi ujung tombak dalam menyampaikan informasi kepada teman sebaya dan masyarakat sekitar,” jelasnya.

Sementara itu, Dosen BK UPMI Bali sekaligus penggiat isu HIV/AIDS, Dr. Anak Agung Adi Putra, M.Pd, menegaskan pentingnya edukasi berkelanjutan.

“Edukasi yang masif adalah satu-satunya jalan dalam upaya pencegahan, karena dampak dari HIV/AIDS dan narkoba tidak hanya pada individu, tapi juga sosial dan pariwisata Bali,” katanya.

Salah satu juri, Dr. RR Dwi Umi Badriyah, M.Pd.Kons menilai para peserta telah menyampaikan presentasi yang berkualitas dan penuh semangat. “Materi yang disampaikan siswa sangat bagus, menyentuh aspek edukasi, penanganan, dan upaya pencegahan. Mereka layak jadi agen perubahan,” ungkapnya.

Lomba KSPAN Smart ini rencananya akan menjadi kegiatan rutin dengan kemungkinan menggandeng Pemerintah Provinsi Bali ke depannya sebagai bentuk kolaborasi berkelanjutan dalam memerangi HIV/AIDS dan narkoba di kalangan remaja.(Budi)

banner 1000x130 banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *