Example floating
Example floating
banner 1000x130
Berita

Mari Dukung Partisipasi Taiwan dalam Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO)

admin
159
×

Mari Dukung Partisipasi Taiwan dalam Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO)

Sebarkan artikel ini
Img 20250911 Wa0151
banner 1000x130

TAIPEI, Vonisnews.com – Sidang Umum Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) ke-42 akan digelar di Montreal, Kanada, pada 23 September hingga 3 Oktober 2025.

Forum internasional tiga tahunan ini menjadi wadah penting untuk membahas dan menetapkan regulasi serta standar penerbangan global demi menjaga keselamatan, efisiensi, dan keberlanjutan penerbangan sipil dunia.

banner 1000x130

Dengan visi jangka panjang “Langit Aman, Masa Depan Berkelanjutan”, ICAO menekankan pentingnya kolaborasi semua pemangku kepentingan, termasuk negara anggota, negara non-anggota, organisasi internasional, serta sektor swasta. Dalam konteks ini, Taiwan mendesak ICAO agar membuka ruang partisipasi penuh bagi Administrasi Penerbangan Sipil Taiwan (CAA) di berbagai sidang, pertemuan teknis, maupun mekanisme kerja lainnya demi mewujudkan keselamatan penerbangan regional dan global.

Wilayah Informasi Penerbangan Taipei (Taipei FIR) merupakan jalur udara vital di Asia Timur yang menghubungkan berbagai rute internasional. Lebih dari 300 FIR di dunia diakui ICAO, termasuk Taipei FIR yang dikelola secara penuh oleh CAA.

Lembaga ini bertanggung jawab atas navigasi udara, layanan informasi penerbangan, serta perencanaan ruang udara untuk menjamin keselamatan dan efisiensi operasional.

Sayangnya, Taiwan kerap menghadapi tantangan serius, seperti deklarasi sepihak dari Tiongkok terkait zona latihan militer di wilayah FIR Taipei tanpa pemberitahuan sesuai standar ICAO. Kondisi ini mengganggu keselamatan penerbangan regional, apalagi kawasan Asia-Pasifik dikenal dengan volume lalu lintas udara yang sangat tinggi.

Dengan partisipasi Taiwan, komunikasi dan pertukaran data penting dapat dilakukan secara real-time melalui platform ICAO, sehingga risiko kecelakaan dapat ditekan secara signifikan.

Meskipun belum diakui secara resmi oleh ICAO, CAA tetap aktif menyesuaikan diri dengan standar internasional. Taiwan telah mengembangkan State Safety Program (SSP), membangun sistem pengawasan keselamatan, serta mencatat prestasi nol kecelakaan pada pesawat turbofan dan turboprop selama periode 2020–2024. Maskapai EVA Air bahkan berhasil masuk peringkat ketujuh maskapai paling aman di dunia versi AirlineRatings.com.

Dalam aspek keberlanjutan, Taiwan mengadopsi skema pengurangan emisi karbon (CORSIA) dan meluncurkan program percontohan Sustainable Aviation Fuel (SAF) pada April 2025. Upaya ini menunjukkan keseriusan Taiwan dalam mendukung target net-zero ICAO dan transisi menuju penerbangan ramah lingkungan.

Menteri Transportasi dan Komunikasi Taiwan, Chen Shih-kai, menegaskan bahwa keselamatan penerbangan tidak mengenal batas negara. Partisipasi Taiwan dalam ICAO merupakan kebutuhan mendesak, bukan hanya demi kepentingan nasional, melainkan juga untuk keamanan dan kesejahteraan penerbangan global.

Dengan akan diselenggarakannya Sidang Umum ICAO ke-42 bertema “Langit Aman, Masa Depan Berkelanjutan”, dunia internasional diharapkan mendukung partisipasi bermakna Taiwan. Hal ini sejalan dengan semangat ICAO untuk memastikan “no country left behind” dalam pembangunan penerbangan sipil global.

(Redaksi: Devi)

banner 1000x130 banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *