Example floating
Example floating
banner 1000x130
Berita

Desa Dukuh Menuju Desa Wisata Religi: Undiksha Dorong Pemberdayaan Melalui Program Desa Binaan

admin
194
×

Desa Dukuh Menuju Desa Wisata Religi: Undiksha Dorong Pemberdayaan Melalui Program Desa Binaan

Sebarkan artikel ini
Img 20251111 Wa0109
banner 1000x130

Karangasem, Vonisnews.com – 11 November 2025 Desa Dukuh, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, kini tengah bersiap menuju transformasi sebagai Desa Wisata Religi.

Langkah ini merupakan hasil kolaborasi antara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) dengan Pemerintah Desa Dukuh melalui program Pemberdayaan Desa Binaan (PDB). Program ini difasilitasi oleh Direktorat Pemberdayaan dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemendiktisaintek dan LPPM Undiksha.

banner 1000x130

Program PDB Desa Dukuh dilaksanakan berdasarkan kontrak hibah pengabdian dengan nomor 371/C3/DT.05.00/PM-MULTITAHUN/2025 dan nomor turunan 2328/UN48.16/PM.01.01/2025. Penetapan Desa Dukuh sebagai desa binaan Undiksha juga sesuai Keputusan Rektor Nomor 1772/UN48/PM/2025, yang mencakup empat kabupaten di Provinsi Bali: Buleleng, Bangli, Karangasem, dan Klungkung.

Kepala Desa Dukuh, I Gede Suasana, S.E., menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan program ini. “Kami sangat berterima kasih kepada Undiksha yang telah menjadikan Desa Dukuh bagian dari program PDB. Harapan kami, pengembangan Desa Wisata Religi dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Program PDB yang diketuai oleh Dr. Ni Ketut Sari Adnyani, S.Pd., M.Hum., fokus pada peningkatan kapasitas mitra lokal, yaitu Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis Dukuh Nawa Citha) dan Subak Abian Bhuana Kusuma.

Kedua mitra menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari pengelolaan objek wisata yang belum tertata, kurangnya promosi dan branding, hingga keterbatasan pengolahan hasil pertanian seperti jambu mete yang selama ini hanya dijual mentah.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim PDB menerapkan metode Participatory Rural Appraisal (PRA) yang menekankan keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan program. Pelaksanaan PDB mencakup lima fase utama, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, pendampingan, serta evaluasi keberlanjutan.

Pemasangan tandon air di titik rawan kebakaran untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana.

Pelatihan Bahasa Inggris bagi tour guide oleh Ibu Dewa Ayu Eka Agustini, S.Pd., M.S.

Penyusunan peta rute wisata religi oleh I Gede Yudi Wisnawa, S.Pd., MSc.

Penambahan fitur objek wisata unggulan di website resmi Pemerintah Desa Dukuh oleh Ni Komang Ayu Agustini.

Program diversifikasi olahan jambu mete serta pendampingan pengurusan izin P-IRT oleh tim pengabdi dan mahasiswa.

Hasil dari pelaksanaan program menunjukkan peningkatan signifikan pada mitra binaan. Produksi olahan jambu mete meningkat hingga ±20 kilogram, sistem manajemen usaha berhasil disusun melalui SOP dan business plan, serta jangkauan pemasaran produk berkembang dari 5 menjadi 15 lokasi, baik secara offline maupun online.

Dengan dukungan sinergis antara Undiksha, Pemerintah Desa, dan masyarakat, Desa Dukuh kini semakin siap menjadi Desa Wisata Religi yang berdaya, berkarakter, dan berkelanjutan.

(Budi)

banner 1000x130 banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *