Yogyakarta, Vonisnews.com – 11 Juni 2024 Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup, PT PLN (Persero) UIP JBTB menggelar Employee Green Involvement 2024 bertepatan dengan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Internasional pada 5 Juni 2024.
Kegiatan ini melibatkan bersih-bersih Sungai Muara Baros di Baros, Kel. Tirtohargo, Kec. Kretek, Kab.
Bantul, Yogyakarta.Program Employee Green Involvement 2024 merupakan penugasan tambahan TJSL dari PLN Kantor Pusat kepada PLN Unit di seluruh Indonesia, dilakukan serentak dengan dua kloter pada 3 dan 5 Juni 2024.
Fokus utama kegiatan ini adalah pembersihan dan pengolahan sampah di kawasan yang banyak timbunan sampah seperti sungai, pesisir, dan pantai.
Di lingkungan PT PLN (Persero) UIP JBTB, program ini dilaksanakan di area PLN Unit Pelaksana Proyek JBTB 1 Yogyakarta, berkolaborasi dengan Keluarga Pemuda Pemudi Baros (KP2B) dan warga sekitar.
Kegiatan bersih-bersih sampah di sepanjang Sungai Muara Baros ini dihadiri oleh Manager UPP JBTB 1, Wahyu Kurniawan, serta turut mengundang Kepala Kelurahan Tirtohargo dan Kepala Dusun Baros.Di tempat terpisah, Senior Manager Perencanaan sekaligus PLH General Manager PT PLN (Persero) UIP JBTB, I Wayan Semudiarsa, menyatakan bahwa selain memberikan bantuan pembinaan kepada warga sekitar, PLN UIP JBTB juga memberikan bantuan berupa perlengkapan bersih-bersih Sungai Muara Baros dan pembuatan tempat pemilahan sampah.
“Employee Green Involvement 2024 ini merupakan bentuk partisipasi PLN dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Internasional 2024,” jelas I Wayan.
Manager UPP JBTB 1, Wahyu Kurniawan, menambahkan bahwa sinergi dan kolaborasi yang baik antara PLN, kolaborator, stakeholder terkait, dan warga Baros membuat kegiatan ini berhasil terlaksana dengan baik.
“Membersihkan, mengumpulkan, memilah sampah, dan mendistribusikan sampah ke bank sampah hingga pengolahan sampah menjadi barang berdaya guna adalah sasaran utama kegiatan Employee Green Involvement 2024 ini,” ujar Wahyu.
Ketua Keluarga Pemuda Pemudi Baros (KP2B), Sidiq Muhammad Nur Cholis, menyampaikan bahwa bantuan pembuatan tempat pemilahan sampah dari PLN UIP JBTB sangat membantu proses pemilahan sampah, terutama batang dan ranting pohon yang terbawa arus balik dari pantai ke muara Sungai Baros.
Limbah organik ini menjadi bahan baku utama bagi masyarakat untuk memproduksi kerajinan kayu yang sudah diekspor.
“Program PLN ini semakin mengedukasi dan memotivasi kami untuk terus membersihkan sungai dan merawat kelestarian alam sekitar,” tutup Sidiq.(DEVI)
















