Surabaya, Vonisnews.com – Aksi nekat belasan orang yang tengah pesta narkoba jenis sabu di sebuah rumah di kawasan Jalan Kunti, Sidotopo, Surabaya, berakhir digerebek aparat gabungan. Sebanyak 11 orang langsung diamankan dalam operasi yang dilakukan oleh Polrestabes Surabaya bersama Polda Jawa Timur, Kamis (18/4/2024) siang sekitar pukul 12.00 WIB.
Penggerebekan dilakukan di sebuah lokasi yang diduga menjadi tempat “andok” atau bilik khusus untuk mengonsumsi sabu. Tempat tersebut disinyalir sudah lama beroperasi dan melayani pengguna dari berbagai wilayah, termasuk Surabaya dan Sidoarjo.
Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Haryoko, didampingi Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Jawa Timur AKBP Mirzal Maulana, mengungkapkan bahwa penggerebekan ini berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut.
“Dari informasi yang masuk, kami lakukan penyelidikan dan langsung melakukan penggerebekan di Jalan Kunti Surabaya,” ujar Haryoko.
Dari hasil operasi, petugas mengamankan 11 orang yang terdiri dari pengguna dan satu orang yang diduga sebagai pengedar. Para pelaku masing-masing berinisial Dani, RLP, BR, AS, ABS, YR, MH, SA yang berasal dari Surabaya, serta APP, SBA, dan BMS dari Sidoarjo.
Hasil tes urine terhadap seluruh orang yang diamankan menunjukkan positif mengandung zat metamfetamin atau sabu-sabu. Saat digerebek, mereka diketahui tengah berada di kamar-kamar gelap yang digunakan khusus untuk mengonsumsi narkoba.
“Seluruhnya ke-11 orang ini setelah dites urine terbukti mengandung zat metamfetamin jenis sabu-sabu,” tegas Haryoko.
Selain mengamankan para pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa alat hisap sabu (bong), pipet, handphone, serta sisa narkotika jenis sabu. Untuk jumlah pasti barang bukti sabu, saat ini masih dalam proses pengembangan lebih lanjut.
Pengungkapan ini kembali menegaskan komitmen aparat dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Jawa Timur, khususnya di Kota Surabaya. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Saat ini, seluruh pelaku telah diamankan dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap jaringan peredaran narkoba yang lebih luas.
(Hendra)
















