Example floating
Example floating
banner 1000x130
Hukum dan Kriminal

Dugaan Pencurian BBM di SPBU Jubung Jember Disorot, Penundaan Bongkar Tangki Picu Kecurigaan Awak Media

admin
25
×

Dugaan Pencurian BBM di SPBU Jubung Jember Disorot, Penundaan Bongkar Tangki Picu Kecurigaan Awak Media

Sebarkan artikel ini
Img 20260514 Wa0114
banner 1000x130

JEMBER, Vonisnews.com – Dugaan praktik pencurian bahan bakar minyak (BBM) kembali mencuat di Kabupaten Jember. Kali ini, sorotan tertuju pada aktivitas distribusi BBM di SPBU 54.681.02 Jubung, Jember, yang diduga melibatkan oknum internal SPBU bersama sopir truk tangki pengangkut BBM.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, modus yang diduga digunakan ialah mengurangi sebagian volume BBM saat proses pengiriman menuju SPBU. BBM di dalam tangki disebut-sebut disisihkan terlebih dahulu sebelum dilakukan pembongkaran di lokasi tujuan.

banner 1000x130

Praktik tersebut diduga dilakukan secara terorganisir demi memperoleh keuntungan pribadi. Dugaan itu semakin menguat setelah muncul ketidaksesuaian antara data pengiriman dengan jumlah stok BBM yang diterima di lokasi SPBU.

Selain itu, sejumlah warga dan konsumen mulai mempertanyakan kondisi distribusi BBM yang dinilai tidak wajar. Keluhan terkait keterlambatan distribusi hingga dugaan pengurangan volume BBM menjadi perbincangan di tengah masyarakat.

Dari hasil penelusuran awal, dugaan keterlibatan oknum internal SPBU mulai mengarah pada adanya kerja sama dengan sopir truk tangki pengangkut BBM. Keduanya diduga memiliki peran masing-masing dalam mengatur proses distribusi agar aksi pengurangan volume BBM tidak mudah diketahui.

“Kasus ini masih dalam tahap pendalaman. Semua pihak yang diduga terlibat akan dimintai keterangan,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan identitasnya.

Kecurigaan awak media terhadap dugaan praktik tersebut semakin bertambah saat berada di lokasi SPBU pada 14 Mei 2026 sekitar pukul 15.20 WIB. Saat itu, awak media yang sedang beristirahat melihat adanya aktivitas mencurigakan dari sejumlah orang di area SPBU.

Menurut pengamatan di lapangan, beberapa orang tampak mengawasi keberadaan awak media. Tidak lama kemudian, proses pengisian BBM dari truk tangki yang sebelumnya dijadwalkan dilakukan justru mendadak dibatalkan.

Padahal, petugas disebut telah melakukan proses pengukuran sebagaimana prosedur sebelum pembongkaran BBM dilakukan. Penundaan tersebut dinilai janggal karena tidak hanya terjadi pada satu tangki, melainkan juga terhadap kendaraan tangki lainnya.

“Kami merasa heran dan curiga. Kalau memang semua berjalan sesuai prosedur, kenapa harus ditunda saat ada awak media di lokasi,” ungkap salah satu awak media.

Situasi tersebut memunculkan dugaan adanya upaya untuk menghindari pengawasan ataupun dokumentasi dari pihak luar. Awak media menilai penundaan mendadak itu perlu menjadi perhatian aparat penegak hukum untuk ditelusuri lebih lanjut.

Apabila dugaan praktik pengurangan BBM tersebut terbukti benar, maka para pelaku dapat dijerat dengan pasal terkait tindak pidana pencurian maupun penyalahgunaan distribusi BBM yang merugikan negara dan masyarakat sebagai konsumen.

Masyarakat berharap aparat kepolisian serta instansi terkait segera turun tangan melakukan penyelidikan menyeluruh agar dugaan praktik ilegal tersebut dapat diungkap secara transparan. Selain berpotensi merugikan negara, praktik semacam itu juga dapat mengganggu distribusi BBM dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik.

Warga juga meminta agar pengawasan terhadap distribusi BBM di SPBU diperketat guna mencegah adanya praktik serupa di kemudian hari. Transparansi dalam proses distribusi dinilai menjadi langkah penting untuk memastikan hak konsumen tetap terlindungi.

(Redaksi)

banner 1000x130 banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *