Denpasar, Vonisnews.com – Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Bali Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet merasa bahagia karena tradisi Ngejot, yakni berbagi kepada tetangga dan masyarakat sekitar, tetap dilestarikan oleh Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Bali, khususnya pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Menurutnya, prosesi Ngejot yang dilakukan LDII Bali merupakan tradisi yang sangat luar biasa karena mampu menciptakan kebersamaan, keharmonisan, dan keselarasan di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.
“Tradisi Ngejot ini menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian sosial. Apa yang dilakukan LDII Bali sangat baik dalam menjaga keharmonisan antarumat beragama,” ujar Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet.
Ia menambahkan, Hari Raya Idul Adha sejatinya menjadi pengingat bagi seluruh umat manusia untuk terus saling berbagi, tolong-menolong, dan menghargai sesama tanpa memandang perbedaan.
“Salah satunya yang dilakukan oleh LDII Bali lewat prosesi Ngejot di momen Idul Adha 1447 Hijriah ini,” katanya.
Lebih lanjut, Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet menegaskan bahwa segala sesuatu yang dilakukan hendaknya selalu disyukuri serta mampu memberikan kebahagiaan bagi seluruh umat beragama.
Semangat berkurban yang diwujudkan LDII Bali melalui tradisi Ngejot dinilai sebagai bentuk nyata kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar. Tradisi tersebut juga menjadi bagian penting dalam menjaga nilai-nilai budaya dan toleransi yang telah lama tumbuh di Pulau Bali.
“Semoga prosesi Ngejot ini bisa terus dilestarikan oleh LDII Bali di setiap momen Idul Adha,” pungkasnya.
(Budi)
















