Example floating
Example floating
banner 1000x130
Berita

Terpisah dari Rombongan Haul, Lansia 90 Tahun Asal Mojokerto Berhasil Dipertemukan Kembali oleh Polres Gresik

admin
12
×

Terpisah dari Rombongan Haul, Lansia 90 Tahun Asal Mojokerto Berhasil Dipertemukan Kembali oleh Polres Gresik

Sebarkan artikel ini
Img 20260603 Wa0352
banner 1000x130

GRESIK, Vonisnews.com – Di tengah padatnya ribuan jemaah yang memadati rangkaian Haul Akbar ke-71 Habib Abu Bakar di Kabupaten Gresik, sebuah kisah kemanusiaan yang mengharukan berhasil mencuri perhatian.

Seorang lansia berusia 90 tahun bernama Ngarto, warga Desa Jedong, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, yang sempat terpisah dari rombongannya, akhirnya dapat dipertemukan kembali dengan keluarganya berkat kesigapan dan kepedulian personel Polres Gresik.

banner 1000x130

Peristiwa tersebut terjadi saat petugas pengamanan haul menemukan Mbah Ngarto duduk seorang diri di bawah lampu lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan.

Pada waktu yang hampir bersamaan, panitia haul juga menerima laporan mengenai seorang jemaah lanjut usia yang terpisah dari rombongan dan belum diketahui keberadaannya.

Melihat kondisi Mbah Ngarto yang tampak kelelahan dan kebingungan, petugas segera memberikan pertolongan.

Lansia tersebut kemudian dibawa ke Pos Sementara Haul yang berada di Simpang Empat GNI untuk beristirahat dan mendapatkan pendampingan dari petugas.

Proses pencarian keluarga Mbah Ngarto ternyata tidak mudah. Faktor usia membuat informasi yang dapat diberikan sangat terbatas sehingga anggota kepolisian harus bekerja ekstra untuk mengungkap identitas serta menemukan rombongan yang membawanya ke acara haul.

Berbagai langkah cepat dilakukan oleh personel Polres Gresik. Mereka berkoordinasi dengan Polres Mojokerto, Bhabinkamtibmas di wilayah asal Mbah Ngarto, hingga berusaha menggali keterangan mengenai kendaraan yang digunakan saat berangkat menuju lokasi haul.

“Bapak hanya menyampaikan mobil warna putih. Saat kami tanya apakah naik bus, beliau jawab tidak. Ditanya sejenis Elf atau Hiace juga bukan.

Baru ketika kami tanya apakah mobil pribadi atau mobil kecil, beliau menjawab iya,” ujar salah satu petugas yang terlibat dalam proses pencarian.

Dengan berbekal informasi yang sangat minim tersebut, petugas kemudian melakukan penyisiran ke sejumlah kantong parkir yang tersebar di sekitar lokasi acara.

Selain itu, pengumuman melalui pengeras suara terus dilakukan secara berkala untuk menyampaikan informasi mengenai keberadaan Mbah Ngarto kepada para jemaah, khususnya rombongan yang berasal dari Mojokerto.

Kerja keras dan ketekunan anggota kepolisian akhirnya membuahkan hasil. Pada salah satu kantong parkir yang diperiksa, petugas berhasil menemukan kendaraan yang digunakan oleh rombongan Mbah Ngarto.

Ternyata, keluarga dan rombongannya juga sedang diliputi rasa cemas karena lansia tersebut tak kunjung kembali sejak terpisah di tengah keramaian acara.

Momen haru pun tak terelakkan ketika Mbah Ngarto akhirnya dipertemukan kembali dengan keluarga dan rombongannya. Tangis haru dan rasa syukur mewarnai pertemuan tersebut setelah berjam-jam melakukan pencarian.

Ponidi, anak kandung Mbah Ngarto, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada jajaran Polres Gresik atas kepedulian serta bantuan yang diberikan kepada ayahnya.

“Saya, Ponidi, atas nama keluarga dan anak kandung dari Bapak Ngarto, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak-bapak polisi Gresik.

Terima kasih sudah merawat, mencari, dan mempertemukan kembali orang tua kami dengan rombongan hingga bisa berkumpul lagi,” ungkapnya dengan penuh haru.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, menegaskan bahwa apa yang dilakukan anggotanya merupakan bagian dari tugas pelayanan kepada masyarakat sekaligus bentuk pengabdian Polri dalam memberikan rasa aman kepada warga.

“Di samping melaksanakan tugas pengaturan lalu lintas dan pengamanan jalur acara haul, membantu sesama yang membutuhkan di lapangan merupakan kewajiban bagi setiap anggota Polri.

Kami bersyukur Mbah Ngarto bisa kembali berkumpul dengan keluarganya dalam keadaan sehat walafiat,” ujar AKP Nur Arifin.

Kisah Mbah Ngarto menjadi gambaran nyata bahwa di balik pengamanan sebuah kegiatan berskala besar, terdapat nilai-nilai kemanusiaan yang terus dijunjung tinggi oleh aparat kepolisian.

Kesigapan personel Polres Gresik dalam membantu lansia yang terpisah dari keluarganya tidak hanya menghadirkan rasa aman bagi para jemaah, tetapi juga memperlihatkan wajah Polri yang humanis, responsif, dan selalu hadir untuk masyarakat yang membutuhkan.

(Redaksi: Devi)

banner 1000x130 banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *