Example floating
Example floating
banner 1000x130
TNI

Pascagempa NTT, Kodam IX/Udayana Gelar Doa Bersama Lintas Agama untuk Keselamatan dan Pemulihan

admin
14
×

Pascagempa NTT, Kodam IX/Udayana Gelar Doa Bersama Lintas Agama untuk Keselamatan dan Pemulihan

Sebarkan artikel ini
Img 20260819 Wa0241
banner 1000x130

DENPASAR, vonisnews.com – Keprihatinan terhadap bencana gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) mendorong Kodam IX/Udayana menggelar doa bersama lintas agama untuk keselamatan dan pemulihan masyarakat terdampak, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto tersebut berlangsung di Lapangan Makorem 163/Wira Satya dan diikuti personel militer serta PNS se-Garnisun Denpasar.

banner 1000x130

Pangdam IX/Udayana mengatakan, doa bersama bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi menjadi momentum untuk menyatukan hati, pikiran, dan doa sebagai bentuk kepedulian serta solidaritas kepada masyarakat NTT yang tengah menghadapi musibah.

“Kita berkumpul bukan sekadar untuk melaksanakan kegiatan keagamaan, tetapi untuk menyatukan hati, pikiran, dan doa sebagai wujud kepedulian serta solidaritas terhadap saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah bencana alam di wilayah Nusa Tenggara Timur,” ujar Pangdam.

Menurutnya, perbedaan agama, keyakinan, dan latar belakang tidak menjadi penghalang untuk bersatu dalam kemanusiaan. Musibah yang dialami masyarakat NTT merupakan keprihatinan seluruh bangsa Indonesia.

“Di tengah perbedaan agama, keyakinan, dan latar belakang, kita menunjukkan bahwa rasa kemanusiaan dan semangat persaudaraan tetap menjadi kekuatan yang mempersatukan kita sebagai satu bangsa,” tegasnya.

Dalam doa bersama tersebut, peserta memanjatkan doa bagi masyarakat terdampak agar diberikan keselamatan, perlindungan, kesehatan, kekuatan, dan ketabahan. Doa juga ditujukan bagi korban yang meninggal dunia agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan.

Pangdam menegaskan, kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana merupakan bagian dari pengabdian TNI. Kehadiran prajurit diharapkan mampu memberikan rasa aman, meringankan beban, sekaligus menghadirkan harapan bagi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.

Ia juga mengajak pemerintah daerah, tokoh agama, masyarakat, dan seluruh komponen bangsa untuk terus memperkuat sinergi dalam penanganan serta pemulihan pascabencana. Semangat kebersamaan dan gotong royong dinilai menjadi kekuatan penting agar masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan kembali menata kehidupan.

Sementara itu, Ketua NU Provinsi Bali H. Mahrusun dalam ceramah kebangsaan mengajak seluruh peserta mendoakan masyarakat NTT yang terdampak gempa.

“Mereka adalah saudara kita dan warga bangsa Indonesia. Mari kita doakan agar diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” ujarnya.

H. Mahrusun juga mengajak peserta mendoakan prajurit TNI dan Polri, tenaga medis, serta para relawan yang bertugas di wilayah terdampak. Ia berharap seluruh petugas diberikan kesehatan, keselamatan, kekuatan, dan perlindungan selama menjalankan tugas kemanusiaan.

Rangkaian doa kemudian dipandu secara bergantian oleh tokoh agama Islam, Katolik, Protestan, dan Hindu. Doa lintas agama tersebut menjadi simbol persatuan dan kebersamaan dalam memberikan dukungan moral serta spiritual kepada masyarakat NTT.

Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menegaskan, kegiatan tersebut merupakan wujud solidaritas keluarga besar Kodam IX/Udayana terhadap masyarakat NTT. Menurutnya, kepedulian terhadap korban bencana tidak hanya diwujudkan melalui bantuan dan kehadiran personel di lapangan, tetapi juga melalui dukungan moral dan doa.

“Saudara-saudara kita di NTT tidak sendiri. Keluarga besar Kodam IX/Udayana terus menunjukkan kepedulian, baik melalui aksi nyata di lapangan maupun dukungan moral. Semoga masyarakat terdampak diberikan kekuatan untuk melewati masa sulit, segera bangkit, dan kembali menata kehidupan mereka,” tegasnya.

Doa bersama lintas agama tersebut menjadi pengingat bahwa solidaritas kemanusiaan mampu menyatukan berbagai perbedaan. Kodam IX/Udayana berharap dukungan moral dan aksi kemanusiaan yang terus dilakukan dapat membantu memperkuat semangat masyarakat NTT dalam menghadapi proses pemulihan pascabencana.

(Budi)

banner 1000x130 banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *