Example floating
Example floating
banner 1000x130
Berita

Gubernur Koster Pimpin Rakor, Pelayanan Bandara Ngurah Rai Didorong Berkelas Dunia

admin
10
×

Gubernur Koster Pimpin Rakor, Pelayanan Bandara Ngurah Rai Didorong Berkelas Dunia

Sebarkan artikel ini
Img 20260815 Wa0259
banner 1000x130

DENPASAR, vonisnews.com – Gubernur Bali Wayan Koster memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Peningkatan Kualitas Pelayanan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Sabtu (15/8/2026). Rakor tersebut dihadiri seluruh instansi penyelenggara pelayanan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, mulai dari pihak Angkasa Pura, Imigrasi, Otoritas Bandara, Bea Cukai hingga unsur terkait lainnya.

Rakor ini merupakan tindak lanjut dari evaluasi sebelumnya yang telah dilaksanakan pada 23 Agustus 2025 dan 28 Desember 2025. Evaluasi dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan kualitas pelayanan di terminal kedatangan internasional terus mengalami peningkatan.

banner 1000x130

Sejumlah aspek menjadi perhatian dalam rakor, antara lain ground handling, keimigrasian, bagasi atau ban berjalan, Bea Cukai, sistem komunikasi, keamanan, kelistrikan, toilet, kebersihan, fasilitas ruang tunggu, hingga kenyamanan dan keindahan area bandara.

Pada rakor pertama, 23 Agustus 2025, Gubernur Koster menerima laporan langsung dari penumpang terkait lamanya waktu tunggu bagasi yang mencapai lebih dari satu jam, antrean imigrasi, serta proses pemeriksaan Bea Cukai.

Saat itu, Gubernur Koster meminta agar waktu tunggu bagasi dapat ditekan dari sekitar 1,5 jam menjadi 30–45 menit. Ia juga meminta percepatan pelayanan imigrasi dan Bea Cukai, sekaligus melakukan pembenahan terhadap fasilitas bandara.

Sejumlah arahan diberikan, di antaranya penggantian ban berjalan bagasi yang sudah tua, pembaruan toilet, penyediaan kursi bagi penumpang yang menunggu bagasi, penggantian furnitur lama di ruang Bea Cukai, penyediaan fasilitas komunikasi, serta peningkatan kebersihan dan kualitas penerangan.

Selanjutnya, pada rakor 28 Desember 2025, seluruh instansi penyelenggara pelayanan melaporkan rencana dan langkah perbaikan sistem pelayanan kepada Gubernur Bali. Usulan tersebut kemudian disetujui untuk dilaksanakan secara konsisten dan bertanggung jawab.

Hasil evaluasi pada rakor ketiga yang digelar 15 Agustus 2026 menunjukkan adanya perbaikan signifikan. Waktu tunggu bagasi untuk pesawat berukuran sedang dan kecil kini berada di kisaran 13–30 menit. Sementara untuk pesawat besar dengan jumlah penumpang lebih banyak, waktu tunggu bagasi berada di kisaran 18–40 menit.

Pelayanan keimigrasian juga dinilai semakin cepat dengan penggunaan autogate dan paspor elektronik. Meski demikian, masih terdapat sejumlah negara yang menggunakan paspor biasa sehingga proses pemeriksaannya membutuhkan penanganan berbeda, salah satunya penumpang dari India.

Selain pelayanan, kondisi fasilitas bandara juga terus dibenahi. Sejumlah fasilitas telah berada dalam kondisi bersih, sementara penggantian toilet yang sudah tua, pengadaan furnitur, penambahan petugas pelayanan, serta berbagai perbaikan lainnya telah diprogramkan.

Atas hasil tersebut, Gubernur Koster memberikan apresiasi kepada seluruh instansi yang telah bekerja keras memperbaiki kualitas pelayanan.

Ia meminta agar standar pelayanan yang sudah baik dipertahankan, sedangkan berbagai kekurangan yang masih ditemukan segera ditindaklanjuti.

Gubernur Koster menegaskan bahwa Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai merupakan pintu terdepan Bali sekaligus memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik.

Menurutnya, kualitas pelayanan bandara harus memiliki daya saing tinggi karena Bali merupakan salah satu destinasi wisata utama dunia sekaligus menjadi etalase Indonesia di mata internasional.

“Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai harus berkelas dunia dengan menerapkan standar kualitas pelayanan berkelas dunia,” tegasnya dalam rakor tersebut.

Hal itu dinilai penting karena kualitas pelayanan di bandara turut menentukan citra Bali dan Indonesia di mata dunia.

Pada 2025, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai tercatat melayani kedatangan sekitar 7,05 juta wisatawan mancanegara atau sekitar 45,8 persen dari total 15,39 juta wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia. Selain itu, bandara tersebut juga melayani lebih dari 9 juta wisatawan domestik.

Gubernur Koster menegaskan, keberadaan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dan kualitas pelayanan yang diberikan sangat menentukan keberhasilan penyelenggaraan pariwisata Bali yang berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Pariwisata Bali, kata dia, memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan perolehan devisa sektor pariwisata Indonesia.

Karena itu, sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, Gubernur Koster menyatakan akan terus melakukan koordinasi secara rutin dengan seluruh instansi terkait untuk meningkatkan sekaligus mempertahankan kualitas pelayanan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

(Redaksi: Devi)

banner 1000x130 banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *