Example floating
Example floating
banner 1000x130
Pendidikan

Bakti Sosial UPMI Bali di Gianyar: Perkuat Kurikulum Berdampak dan Serap Aspirasi Masyarakat

admin
192
×

Bakti Sosial UPMI Bali di Gianyar: Perkuat Kurikulum Berdampak dan Serap Aspirasi Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Img 20250729 Wa0062
banner 1000x130

GIANYAR, Vonisnews.com – Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) selama dua hari di Desa Singapadu Kaler, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.

Kegiatan ini dibuka secara resmi pada Senin (28/7/2025) di Wantilan Pura Dalem Banjar Silakarang, ditandai dengan pemukulan gong oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, I Wayan Mawa, yang mewakili Bupati Gianyar.

banner 1000x130

Dalam sambutannya, I Wayan Mawa menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan baksos yang dinilai mampu mempererat sinergi antara perguruan tinggi dengan masyarakat, terutama sekolah-sekolah binaan Dinas Pendidikan. “Baksos ini menjadi sarana edukasi yang bermanfaat, baik bagi masyarakat maupun para guru,” ujarnya.

Acara pembukaan turut dihadiri oleh Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana, S.T., M.Si., Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali Drs. I Gusti Bagus Arthanegara, S.H., M.H., serta sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan lembaga pemerintah.

Rektor UPMI Bali, Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, S.H., M.Hum., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penerapan kurikulum berdampak yang berlandaskan pada konsep Merdeka Belajar. Ia menekankan bahwa kegiatan baksos tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat kepekaan sosial dan kemampuan adaptif mahasiswa di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa bisa melihat langsung kondisi riil di lapangan, menyerap aspirasi masyarakat, dan menumbuhkan empati sebagai bekal pengabdian mereka kelak,” ujar Prof. Suarta.

Ia juga menyinggung integrasi kegiatan ini dengan visi Gubernur Bali dalam mencetak SDM unggul dan pelestarian kearifan lokal. Salah satu implementasinya adalah program Satu Keluarga Satu Sarjana yang mulai diterapkan pada tahun akademik 2025–2026, bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali. UPMI Bali mendapat kuota awal sebanyak 100 calon mahasiswa dari kalangan keluarga kurang mampu yang berdomisili di Bali.

Sementara itu, Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali, I Gusti Bagus Arthanegara, menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

“Mahasiswa perlu mengalami langsung realitas sosial agar mampu membangun empati dan menciptakan solusi konkret yang berdampak,” katanya.

Ketua DPRD Gianyar, I Ketut Sudarsana, juga memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini dan berharap baksos dapat turut menyuarakan isu-isu penting seperti kebersihan lingkungan dan budaya akademik yang membangun karakter masyarakat cerdas dan berbudaya.(Budi)

banner 1000x130 banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *