Example floating
Example floating
banner 1000x130
Berita

BPJS Kesehatan Luncurkan New REHAB 2.0 dan Endowment Fund untuk Atasi Tunggakan Iuran

najibpabean
103
×

BPJS Kesehatan Luncurkan New REHAB 2.0 dan Endowment Fund untuk Atasi Tunggakan Iuran

Sebarkan artikel ini
Img 20250204 Wa0094
banner 1000x130

Jakarta, Vonisnews.com – (03/02/2025)  BPJS Kesehatan terus berinovasi untuk memberikan kemudahan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam menyelesaikan tunggakan iuran. Terbaru, BPJS Kesehatan meluncurkan Program New REHAB 2.0 yang menawarkan skema pembayaran cicilan yang lebih fleksibel.

Selain itu, BPJS Kesehatan juga bekerja sama dengan manajer investasi dalam mengembangkan produk investasi reksa dana berbasis endowment fund guna membantu peserta JKN yang masih memiliki tunggakan.

banner 1000x130

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, menjelaskan bahwa Program REHAB telah diluncurkan sejak Januari 2022 dan telah membantu banyak peserta JKN, khususnya dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU/mandiri) dan Bukan Pekerja (BP), untuk melunasi tunggakan secara bertahap. Per 31 Desember 2024, 1,73 juta peserta telah mengikuti program ini, dan 910,66 ribu jiwa telah kembali aktif, dengan total iuran yang terkumpul mencapai Rp1,69 triliun.

Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan, Arief Witjaksono Juwono Putro, mengungkapkan beberapa pembaruan dalam New REHAB 2.0, di antaranya:

Cicilan Lebih Fleksibel: Peserta dapat mencicil tunggakan 4-24 bulan dengan tenor maksimal 12 bulan atau setengah dari jumlah bulan menunggak.

Tagihan Berjalan Diperhitungkan: Jumlah cicilan kini mencakup tagihan iuran berjalan, sehingga status kepesertaan langsung aktif setelah cicilan terakhir dibayar.

Peserta Segmen Lain Bisa Berpartisipasi: Peserta PBPU yang kini terdaftar sebagai Pekerja Penerima Upah (PPU) atau Penerima Bantuan Iuran (PBI) tetap bisa mencicil tunggakan.

Peserta yang ingin mendaftar New REHAB 2.0 dapat melakukannya melalui aplikasi Mobile JKN atau datang langsung ke kantor cabang BPJS Kesehatan terdekat.

Sebagai langkah strategis lainnya, BPJS Kesehatan menggandeng tiga manajer investasi—PT Henan Putihrai Asset Management, PT Panin Asset Management, dan PT Sucorinvest Asset Management—untuk mengembangkan reksa dana berbasis endowment fund.

Endowment fund merupakan dana abadi yang diperoleh dari pokok maupun hasil investasi yang digunakan untuk kegiatan sosial, termasuk membantu peserta JKN yang mengalami kesulitan membayar iuran. Management fee dari pengelolaan reksa dana ini akan disalurkan sebagai CSR ke Program JKN, terutama untuk peserta PBPU dan BP kelas 3.

Menurut Arief Witjaksono, inovasi ini membuka peluang bagi masyarakat atau investor untuk terlibat langsung dalam menjaga keberlangsungan Program JKN.

Peluncuran New REHAB 2.0 dan kerja sama endowment fund ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menyebut langkah BPJS Kesehatan sebagai solusi konkret dalam menjaga stabilitas finansial JKN.

Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene, juga menegaskan pentingnya kampanye masif agar lebih banyak peserta JKN yang mengetahui dan memanfaatkan program ini.

“Program ini adalah langkah maju untuk memastikan peserta tidak kehilangan hak akses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran. Kami di DPR berkomitmen mendukung inovasi yang membantu keberlanjutan JKN,” ujarnya.

Dengan hadirnya New REHAB 2.0 dan endowment fund, BPJS Kesehatan terus berupaya memastikan akses layanan kesehatan yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia.(Budi)

banner 1000x130 banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *