Denpasar, Vonisnews.com – Suasana khidmat dan penuh kebanggaan menyelimuti Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala Renon, Denpasar, pada Minggu (1/9/2025) pagi. Ribuan Pecalang dari seluruh Bali berkumpul dalam ajang Gelar Agung Pecalang Bali 2025 yang dimulai pukul 08.00 WITA.
Acara spektakuler ini diikuti oleh puluhan ribu Pecalang perwakilan dari 1.500 desa adat se-Bali, menandai solidaritas, persatuan, serta eksistensi peran Pecalang dalam menjaga keamanan, adat, dan budaya Bali.
Kehadiran para tokoh penting semakin menambah khidmat acara. Tampak hadir Gubernur Bali Wayan Koster, Bendesa Agung Majelis Desa Adat Provinsi Bali, Ketua DPRD Bali, Pangdam IX/Udayana, Kapolda Bali, Kajati Bali, Danlanal, Danlanud, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Bali Wayan Koster memberikan apresiasi besar atas dedikasi Pecalang dalam menjaga harmoni sosial, budaya, dan keamanan masyarakat Bali. Ia menegaskan, Pecalang bukan hanya penjaga adat, tetapi juga simbol jati diri Bali yang harus terus diperkuat di tengah arus globalisasi.
Sementara itu, Bendesa Agung Majelis Desa Adat Provinsi Bali menekankan pentingnya sinergi antara Pecalang, pemerintah, dan aparat keamanan untuk menjaga stabilitas, ketertiban, serta keluhuran nilai adat Bali.
Acara Gelar Agung Pecalang Bali 2025 ini menjadi momentum bersejarah, tidak hanya sebagai ajang kebersamaan, tetapi juga pengingat bagi seluruh masyarakat Bali akan peran penting desa adat dan Pecalang dalam menjaga kearifan lokal dan persatuan daerah.(Budi)
















