Example floating
Example floating
banner 1000x130
Berita

Hadiri World Rabies Day 2026, Tutik Kusuma Wardhani Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Entaskan Rabies di Bali

admin
6
×

Hadiri World Rabies Day 2026, Tutik Kusuma Wardhani Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Entaskan Rabies di Bali

Sebarkan artikel ini
Img 20260927 Wa0085
banner 1000x130

DENPASAR, vonisnews.com – Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Tutik Kusuma Wardhani, SE., MM., M.Kes., menghadiri peringatan World Rabies Day (WRD) 2026 yang diselenggarakan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Bali di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar, Minggu (27/9/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Stronger Together – Lebih Kuat Bersama untuk Eliminasi Rabies di Bali” tersebut turut berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Bali dan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana.

banner 1000x130

Sejumlah kegiatan digelar dalam peringatan WRD 2026, di antaranya vaksinasi rabies, kontrol populasi atau sterilisasi Hewan Penular Rabies (HPR), pemeriksaan kesehatan hewan secara gratis, edukasi masyarakat, hingga Pet Fun Run atau Dog Show.

Peringatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya rabies sekaligus mendorong kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan hewan.

Di sela kegiatan, Tutik Kusuma Wardhani mengapresiasi pelaksanaan peringatan Hari Rabies Sedunia yang diinisiasi PDHI Cabang Bali. Ia mendukung upaya PDHI bersama Pemprov Bali dalam penanggulangan rabies dan mendorong kolaborasi yang lebih aktif dari seluruh pihak.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan Komisi IV DPR RI. Karena, masalah rabies ini domainnya ada di Kementerian Pertanian yang menjadi mitra dari Komisi IV. Sementara, saya yang kini duduk di Komisi IX lebih fokus pada kesehatan masyarakat. Tentu, kami sangat mendukung program pengentasan rabies di Bali,” ujar Tutik.

Menurutnya, tingginya populasi anjing di Bali menjadi salah satu tantangan dalam memutus penyebaran rabies. Karena itu, peringatan WRD 2026 diharapkan dapat menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap pencegahan penyakit tersebut.

Sementara itu, Ketua PDHI Cabang Bali, drh. I Dewa Made Anom, mengatakan kasus gigitan anjing yang terindikasi rabies masih menjadi perhatian. Berdasarkan laporan dinas terkait, sepanjang Januari hingga Agustus 2026 tercatat tujuh orang meninggal dunia akibat suspek rabies.

Melalui peringatan WRD, PDHI mengajak masyarakat dan seluruh instansi terkait untuk bersama-sama memperkuat upaya penanggulangan rabies di Bali.

Dalam kegiatan tersebut, vaksinasi rabies ditargetkan menyasar 500 ekor HPR, sedangkan kontrol populasi hewan betina dan jantan melalui sterilisasi ditargetkan mencapai 150 ekor.

Dewa Made Anom juga menyoroti belum akuratnya data populasi anjing di Bali. Menurutnya, vaksinasi rabies perlu dilakukan secara masif dan serentak agar upaya pencegahan dapat berjalan lebih efektif.

“Produk vaksinasi yang digunakan harus mampu mencegah dan memiliki titer antibodi dengan jangka waktu minimal satu tahun. Itu akan mampu mengefisiensikan tenaga, waktu, dan dana, sehingga penyebaran rabies bisa segera diatasi,” ujarnya.

Pencegahan rabies, lanjutnya, perlu dimulai dari lingkungan keluarga melalui kepemilikan dan pemeliharaan hewan secara bertanggung jawab. Masyarakat juga diimbau tidak mengabaikan kasus gigitan anjing maupun hewan penular rabies lainnya.

Pemilik anjing di Bali diharapkan memastikan hewan peliharaannya mendapatkan vaksinasi rabies secara rutin, tidak dibiarkan berkeliaran, serta melakukan sterilisasi sebagai bagian dari pengendalian populasi.

Kolaborasi antara pemerintah, PDHI, tenaga medis veteriner, komunitas pencinta hewan, dan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat penanggulangan rabies di Bali.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama Bali bebas rabies tahun 2028. Rangkaian peringatan World Rabies Day 2026 kemudian ditandai dengan pelepasan burung ke alam bebas.

(Budi)

banner 1000x130 banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *