Example floating
Example floating
banner 1000x130
Hukum dan Kriminal

Keberhasilan Operasi Sikat Semeru 2024 oleh Polda Jatim Berhasil Mengungkap Kasus Curanmor

admin
250
×

Keberhasilan Operasi Sikat Semeru 2024 oleh Polda Jatim Berhasil Mengungkap Kasus Curanmor

Sebarkan artikel ini
Img 20240620 142439
banner 1000x130

SURABAYA – Polda Jawa Timur (Jatim) dan jajarannya mengumumkan keberhasilan besar dalam operasi penegakan hukum terbaru mereka, yang dikenal dengan nama Operasi Sikat Semeru 2024.

Hasil OperasiDalam operasi yang berlangsung selama 12 hari, dari tanggal 3 hingga 14 Juni 2024, Polda Jatim berhasil mengungkap total 1.381 kasus terkait dengan kejahatan 3C (Curas, Curat, Curanmor) dan kejahatan lainnya di wilayah Jawa Timur.

banner 1000x130

Kekuatan Personil Dirkrimum Polda Jatim Kombes Pol Totok Suharyanto, didampingi Kabidhumas beserta Kasatreskrim jajaran Polda Jatim, menyatakan bahwa Operasi Sikat Semeru 2024 melibatkan total 3.206 personil Satgas Polda Jatim 275 personilSatuan wilayah jajaran 2.931 personil Tujuan Operasi “Tujuan utama operasi ini adalah untuk menekan dan mengungkap jaringan kejahatan yang meresahkan masyarakat, baik yang dilakukan secara individu maupun dalam sindikat,” ujar Kombes Totok pada Kamis, 20 Juni 2024.

Rincian Hasil OperasiDari hasil operasi ini, terungkap 1.381 kasus dengan melibatkan 1.120 tersangka.

Rincian kasus meliputi 270 kasus Tindak Pidana (TP) Curat22 kasus TP Curas95 kasus TP CuranmorKasus-kasus lain seperti penggunaan senjata ilegal dan kejahatan jalananBarang Bukti yang Berhasil DiamankanSelama operasi, polisi berhasil menyita berbagai barang bukti yang di sita, termasuk Uang tunai, Sepeda motor, Mobil, Truk, Laptop, Handphone, Senjata tajam, Senjata api, beserta amunisinya.

Pasal Persangkaan Para tersangka dijerat dengan pasal-pasal sesuai jenis kejahatan yang dilakukan, antara lain Pasal 363 KUHP untuk TP Curat Pasal 365 KUHP untuk TP Curas Pasal-pasal lain yang relevan Dampak dan Catatan Penting Operasi Sikat Semeru 2024 menunjukkan over prestasi dengan tingkat pengungkapan yang signifikan, terutama dalam kasus-kasus Curanmor yang mencapai angka tertinggi.

Kombes Totok juga menerangkan bahwa dibandingkan dengan tahun sebelumnya, terdapat penurunan 6,65% dalam gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jawa Timur.

“Dengan hasil yang memuaskan ini, Polda Jatim berharap dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam menjaga stabilitas keamanan di masyarakat serta mengurangi angka kejahatan di wilayah hukumnya,” tutup Kombes Totok.(DEVI)

banner 1000x130 banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *