Example floating
Example floating
banner 1000x130
Berita

Lima Hari Hilang, Jasad Ponirin Akhirnya Ditemukan di Sungai Badeng Kapolresta Banyuwangi Pimpin Langsung Evakuasi

admin
28
×

Lima Hari Hilang, Jasad Ponirin Akhirnya Ditemukan di Sungai Badeng Kapolresta Banyuwangi Pimpin Langsung Evakuasi

Sebarkan artikel ini
Img 20251209 Wa0254(1)
Example 728x90

Banyuwangi, Vonisnews.com — Setelah lima hari pencarian tanpa henti, tim gabungan akhirnya menemukan jasad Ponirin (50), warga Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon, yang dilaporkan hanyut di Sungai Badeng sejak Jumat (5/12/2025). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (9/12/2025) pukul 09.00 WIB, tersangkut di bebatuan wilayah Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, beberapa kilometer dari lokasi awal diduga hanyut.

Penemuan korban bermula dari penyisiran lanjutan yang dilakukan sejak pagi oleh Bhabinkamtibmas Desa Sumberbulu, Bripka Fathoni, bersama Kepala Desa Sumberbulu dan relawan Bospro. Dengan perlengkapan keselamatan lengkap, tim menelusuri aliran sungai dan memeriksa titik-titik rawan yang berpotensi menjadi lokasi terjebaknya korban.

Example 300x600

Penyisiran kemudian diperluas dengan dukungan tiga perahu karet untuk menjangkau jalur sungai yang tidak dapat diakses melalui darat. Kondisi arus yang deras, bebatuan licin, serta medan yang terjal menjadi tantangan besar yang dihadapi tim selama operasi lima hari tersebut.

Proses evakuasi dipimpin langsung oleh Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., yang turun ke lokasi bersama personel gabungan dari Basarnas, Polsek Songgon, Polsek Rogojampi, Koramil Songgon, serta puluhan relawan masyarakat.

Setibanya di titik penemuan, tim segera melakukan pengangkatan jenazah dari celah bebatuan menggunakan teknik evakuasi khusus untuk mengantisipasi derasnya arus sungai. Jenazah kemudian dibawa menggunakan perahu karet menuju tepi sungai sebelum diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman.

Kapolresta Banyuwangi menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah ini serta memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam operasi pencarian.

“Sinergi dan kerja cepat di lapangan menjadi kunci keberhasilan pencarian ini. Kami mengimbau warga untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika debit air sedang tinggi,” ujar Kombes Rama.

Dengan ditemukannya jasad Ponirin, operasi pencarian resmi ditutup oleh tim gabungan. Meski demikian, aparat kembali mengingatkan warga bantaran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat curah hujan yang tinggi dapat menyebabkan debit air meningkat secara tiba-tiba.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa aktivitas di sekitar sungai harus selalu disertai kewaspadaan ekstra serta respons cepat jika terjadi kondisi darurat.

(Redaksi: Devi)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *