Example floating
Example floating
banner 1000x130
Berita

MAKI Jatim Siap Gelar Aksi Tandingan, Heru MAKI Kritik Narasi “Turunkan Gubernur Jawa Timur”

admin
155
×

MAKI Jatim Siap Gelar Aksi Tandingan, Heru MAKI Kritik Narasi “Turunkan Gubernur Jawa Timur”

Sebarkan artikel ini
812ecbb14c5cb478ba6dd657070f749b771ec4d419675b308c533d59cc1683b9.0
banner 1000x130

Surabaya, Vonisnews.com – Viralnya podcast dari Cak Sholeh yang berisi ajakan penggalangan massa untuk aksi demo pada 3 September 2025 dengan tiga tuntutan, serta narasi “turunkan Gubernur Jawa Timur”, memicu reaksi keras dari Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koorwil Jawa Timur.

Ketua MAKI Jatim, Heru, bersama jajaran pengurus di 17 kabupaten se-Jawa Timur menilai narasi tersebut provokatif dan menyesatkan. “Penekanan frasa revolusi disertai narasi turunkan Gubernur menjadi pertanyaan besar di benak masyarakat. Ada apa tiba-tiba narasi itu diangkat sebagai tema aksi?” ujarnya, Sabtu (23/8/2025).

banner 1000x130

Heru menegaskan, kondisi Jawa Timur saat ini dalam keadaan baik-baik saja. Gubernur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur terus bekerja keras melayani masyarakat dan menjalankan program pembangunan secara maksimal.

Menurutnya, tudingan Cak Sholeh cs terkesan seolah-olah Jawa Timur sedang bergejolak akibat disparitas kebijakan dan dugaan perilaku korupsi. Padahal, kata Heru, proses hukum terkait dana hibah 2019–2022 sudah jelas berada di tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kenapa tiba-tiba ada tuduhan mempertanyakan kenapa Gubernur tidak segera ditetapkan sebagai tersangka? Itu urusan KPK, bukan urusanmu. Yang gila itu yang ngomong atau yang dengar sebenarnya?” sindir Heru.

Ia menilai, sebagai pengacara, seharusnya Cak Sholeh memberikan edukasi hukum positif kepada masyarakat, bukan justru menggalang massa dengan isu yang ambigu.

Terkait isu pungli di SMA/SMK, Heru menegaskan bahwa tidak ada praktik pungli dalam dunia pendidikan di Jawa Timur. “Yang ada hanyalah dana partisipasi masyarakat sesuai Permendikbud, sifatnya sukarela dan berdasarkan kesepakatan dengan wali murid,” jelasnya.

Sebagai bentuk sikap tegas, MAKI Jatim bersama pengurus di 17 kabupaten menyatakan siap turun ke Surabaya untuk menggelar aksi tandingan. “Saya sudah instruksikan pengurus MAKI mulai bergerak ke Surabaya per tanggal 2 September 2025, mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan di lapangan,” tegasnya.

Heru juga memastikan tidak ada kompromi bagi pihak-pihak yang mencoba menghambat program pembangunan Jawa Timur. “Bismillah, tema ‘Rakyat Jawa Timur Menggugat’ akan berbalik menjadi ‘Rakyat Jawa Timur MENGHUJAT kalian para sumber masalah sebenarnya’,” pungkasnya.(Devi)

banner 1000x130 banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *