Denpasar, Vonisnews.com — Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Perwakilan Bali, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa (AWK), menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Pesraman Jnana Surya Kanta yang berlangsung di Banjar Basang Tamiang, Kelurahan Kapal, Kabupaten Badung, Sabtu (20/12/2025).
Perayaan ini menjadi momen istimewa karena sekaligus memperingati HUT Pesraman Jnana Surya Kanta ke-5, Yayasan Bima Sakti ke-5, serta Sanggar Seni Bima Sakti ke-17. Kegiatan berlangsung sederhana namun sarat makna, ditandai dengan doa bersama dan prosesi pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus refleksi jelang pergantian akhir tahun 2025.
AWK menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas undangan yang diberikan kepadanya. Ia berharap keberadaan Pesraman Jnana Surya Kanta, Yayasan Bima Sakti, dan Sanggar Seni Bima Sakti ke depan dapat semakin berkembang, maju, serta diterima secara luas oleh masyarakat.
“Dalam perjalanannya, saya berharap lembaga-lembaga ini selalu mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, baik dalam urusan spiritual maupun lainnya, sehingga senantiasa mendapat jalan yang terbaik,” ujar AWK.
Perayaan HUT tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan perwakilan komunitas, di antaranya Perkumpulan Garuda Indonesia Maju (GAIM) yang diwakili Ir. Ni Ketut Partini, Pasraman Darma Sidhi Sudha Pratama yang diwakili Jero Mangku Andre, serta Pesraman Pupa Ayur yang diwakili Jero Mangku Made Dwija.
Hadir pula Ketua PHMB AA. Ngurah Agung atau Ida Turah Agung Mangku, perwakilan Peguyuban Kamasutra, Peguyuban Cakra Bali, Peguyuban Kapitayad, serta Made Suwardana selaku anggota DPRD Kabupaten Badung.
Acara semakin semarak dengan penampilan seni budaya Bali, seperti tari Bali, musik tradisional, dan joged bumbung. Kemeriahan perayaan juga didukung oleh Geguntangan Pasraman Caraka Bali Penatih, yang turut menyuguhkan nuansa seni dan budaya kental khas Bali.
Perayaan HUT ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kebersamaan, pelestarian budaya, serta penguatan nilai-nilai spiritual bagi seluruh elemen yang terlibat.
(Budi)
















