Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
https://vonisnews.com/wp-content/uploads/2025/05/IMG-20250528-WA0002.jpg
Berita

Nyoman Suwirta Tegaskan Pendidikan Demokrasi dan Politik Harus Ditanamkan Sejak Usia Dini

admin
29
×

Nyoman Suwirta Tegaskan Pendidikan Demokrasi dan Politik Harus Ditanamkan Sejak Usia Dini

Sebarkan artikel ini
Img 20251216 Wa0141
Example 728x90

Denpasar, Vonisnews.com – Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Nyoman Suwirta, menegaskan pentingnya penanaman pendidikan demokrasi dan politik sejak usia dini guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu). Menurutnya, rendahnya tingkat partisipasi pemilih selama ini disebabkan masih kurangnya pemahaman masyarakat terhadap pendidikan politik.

Nyoman Suwirta menyampaikan bahwa pendidikan demokrasi dan politik sudah saatnya dikembangkan mulai dari jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), meskipun para siswa belum memasuki usia pemilih. Pembelajaran sejak dini dinilai sangat penting agar nilai-nilai demokrasi dapat tertanam kuat dan berkelanjutan.

Example 300x600

“Kalau terus seperti ini, bagaimana bisa menciptakan demokrasi yang bersih saat Pemilu. Kalau tingkat pemilih saja masih rendah,” ujar Nyoman Suwirta, Selasa (16/12/2025).

Ia menambahkan, sekolah memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran demokrasi dan politik di kalangan pelajar. Oleh karena itu, pendidikan demokrasi harus mulai dipacu sejak tingkat SMP melalui berbagai kegiatan yang mendukung.

“Pendidikan demokrasi dan politik di tingkat SMP bisa dipacu melalui program kokurikuler, seperti proses pemilihan OSIS,” terangnya.

Menurut Nyoman Suwirta, proses pemilihan OSIS dapat menjadi sarana pembelajaran demokrasi yang efektif bagi siswa. Dalam kegiatan tersebut, siswa dapat diperkenalkan pada tata cara berdemokrasi secara sistematis, mulai dari tahapan persiapan dan sosialisasi, penetapan calon, hingga pelaksanaan pemungutan suara.

“Pemilihan OSIS ini bisa menjadi dasar utama dalam menerapkan pendidikan demokrasi dan politik sejak usia dini,” jelasnya.

Ia menambahkan, apabila pendidikan demokrasi dan politik diterapkan dengan baik di sekolah sejak dini, maka partisipasi masyarakat dalam Pemilu ke depan diyakini akan meningkat secara signifikan.

“Karena nilai-nilai demokrasi sudah ditanamkan sejak usia dini. Ke depan, diharapkan peran kepala sekolah dan guru dalam menanamkan pendidikan demokrasi dan politik di sekolah dapat lebih dimaksimalkan,” pungkasnya.

(Budi)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *