Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
https://vonisnews.com/wp-content/uploads/2025/05/IMG-20250528-WA0002.jpg
Berita

PHMB Bersama Yayasan Hindu Bali Gelar Persembahyangan dan Lepas Puluhan Tukik di Pantai Surabrata

admin
373
×

PHMB Bersama Yayasan Hindu Bali Gelar Persembahyangan dan Lepas Puluhan Tukik di Pantai Surabrata

Sebarkan artikel ini
Img 20251019 Wa0104
Example 728x90

TABANAN, Vonisnews.com – Dalam semangat menjaga harmoni antara manusia dan alam, Persaudaraan Hindu Muslim Bali (PHMB) bersama sejumlah yayasan dan organisasi sosial menggelar persembahyangan bersama serta pelepasan puluhan ekor tukik di Pantai Surabrata, Selemadeg Barat, Tabanan, Minggu (19/10/2025).

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan aksi bersih-bersih sampah plastik di kawasan pantai, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan pesisir Bali.

Example 300x600

Acara dihadiri oleh berbagai lembaga dan tokoh lintas komunitas, di antaranya:

Yayasan Bima Sakti (Ketua: Ida Bagus Surya Miasa, S.E.)

Perkumpulan Garuda Indonesia Maju (GAIM) DPD Provinsi Bali (Ir. Ni Ketut Partini)

Pesraman Darma Sidhi Sudha Pratama (Jero Mangku Andre)

Yayasan Bali Turtle Conservation Farm (Jero Gde Sastra)

Pesraman Dupa Ayur (Jero Mangku Made Dwija)

Gria Bhujangga Pejaten (Gus De)

Simbol Persaudaraan dan Pelestarian Alam

Ketua PHMB, A.A. Ngurah Agung / Ida Turah Agung Mangku, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momen penting untuk memperkuat tali persaudaraan antara umat Hindu dan Muslim di Bali, sekaligus wujud nyata kepedulian terhadap kelestarian alam.

“Kegiatan seperti ini rutin kami lakukan setiap tahun sebagai bentuk kebersamaan dan keharmonisan antarumat. Melalui persembahyangan bersama, kami mendoakan agar alam semesta, khususnya Bali, senantiasa dalam keadaan aman, damai, dan terbebas dari bencana,” ujarnya.

Ngurah Agung menambahkan, pelepasan tukik menjadi simbol penyelarasan hubungan manusia dengan alam agar tetap harmonis dan berkelanjutan.

“Kami berdoa agar seluruh umat diberikan kesehatan lahir dan batin. Sementara pelepasan tukik adalah bentuk doa agar alam tetap seimbang dan lestari,” tambahnya.

Melalui kegiatan spiritual dan lingkungan ini, PHMB menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif menjaga Bali agar tetap aman dan lestari.

“Semoga kegiatan seperti ini terus bisa dilaksanakan. Kami di PHMB akan selalu mendukung setiap upaya menjaga alam Bali. Semoga apa yang kami lakukan bersama Yayasan Hindu Bali mendapatkan keberkahan dan bimbingan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa,” tutup Ngurah Agung.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol toleransi dan kebersamaan antarumat beragama di Bali, tetapi juga memperkuat pesan bahwa pelestarian alam adalah tanggung jawab bersama demi masa depan yang lebih baik.

(Budi)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *