SURABAYA, Vonisnews.com – Proyek pembangunan Gedung Serbaguna (GSG) di kawasan Tanah Merah, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, tengah menjadi perhatian publik. Proyek yang seharusnya transparan ini justru menuai sorotan akibat sejumlah kejanggalan yang terungkap.
Ketika tim media melakukan investigasi ke lokasi pada Jumat (3/10), pertanyaan seputar Rencana Anggaran Biaya (RAB), papan nama perusahaan pelaksana, serta beberapa masalah terkait proyek tidak mendapat jawaban memuaskan dari pihak yang berada di lokasi.
“Untuk masalah papan nama RAB atau hal lain terkait pembangunan, saya tidak bisa menjawab. Silakan hubungi pengawasnya,” ujar salah satu penjaga keamanan yang enggan disebutkan namanya.
Sayangnya, upaya konfirmasi kepada Abdullah, pengawas proyek, melalui pesan WhatsApp juga tak kunjung mendapat respons. Pertanyaan mengenai dugaan pencampuran material urukan dengan sampah, serta permintaan penjelasan terkait RAB, belum mendapat tanggapan hingga berita ini dirilis.
Warga sekitar menyebutkan bahwa pengawas proyek jarang terlihat di lokasi. “Kata orang sini sih sering tidak ada, makan gaji buta,” ujar seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya.
Kurangnya kejelasan mengenai RAB, ketiadaan papan nama perusahaan pelaksana, serta absennya pengawas proyek semakin memperbesar dugaan bahwa proyek ini tidak berjalan sesuai prosedur.
Masyarakat berharap pihak berwenang segera turun tangan untuk melakukan investigasi lebih lanjut, mengingat proyek pembangunan fasilitas umum harus dilakukan secara transparan dan akuntabel.(Red)
















