Kediri, Vonisnews.com – Perayaan tradisi ogoh-ogoh dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi di wilayah Kabupaten Kediri, khususnya di Desa Bangsongan, berlangsung dengan aman dan kondusif. Kegiatan yang sudah menjadi tradisi tahunan ini mendapat apresiasi dari Kapolsek Bangsongan, AKP Kalis.
Dalam keterangannya, AKP Kalis menyampaikan bahwa pelaksanaan arak-arakan ogoh-ogoh berjalan lancar tanpa adanya gangguan keamanan. Hal ini tidak lepas dari kesadaran masyarakat yang telah menjadikan kegiatan tersebut sebagai tradisi turun-temurun.
“Alhamdulillah sampai saat ini acara berlangsung aman. Warga sudah terbiasa melaksanakan tradisi ini setiap tahun dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi,” ujarnya.
Tradisi ogoh-ogoh sendiri merupakan bagian dari rangkaian perayaan umat Hindu menjelang Nyepi. Dalam prosesi tersebut, patung ogoh-ogoh yang melambangkan sifat buruk manusia diarak keliling desa sebelum akhirnya dimusnahkan sebagai simbol pembersihan diri.
Di Desa Bangsongan, kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh umat Hindu, tetapi juga mendapat dukungan dari masyarakat sekitar yang beragam latar belakang. Kebersamaan ini menjadi wujud nyata toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Kediri.
Pihak kepolisian bersama aparat setempat juga turut melakukan pengamanan guna memastikan kegiatan berjalan tertib. Kehadiran petugas di lapangan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang mengikuti maupun menyaksikan arak-arakan tersebut.
Dengan berlangsungnya kegiatan secara aman dan lancar, diharapkan tradisi ogoh-ogoh di Kediri dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari kekayaan budaya sekaligus memperkuat persatuan di tengah masyarakat yang majemuk.
(Sutikno)
















